PASURUAN | TAGAR INDONESIA.COM – Syiar Hijriyah menyambut momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram akan digelar kembali oleh Pemdes Candibinangun, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Memasuki tahun 2026, Syiar Hijriyah ini memasuki tahun ke sembilan akan digelar pada 22 Juni 2026.
Adapun lokasinya di Jalan Raya Candibinangun, Sukorejo – Pasuruan.
Sebab kegiatan keagamaan dan sosial ini memang secara istiqomah digelar setiap tahun.
Di tahun 2026, panitia juga sudah berencana mengundang jajaran petinggi Kabupaten Pasuruan. Mulai dari Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan, Forkopimda Pasuruan dan jajaran DPRD Kabupaten Pasuruan.
Hal ini semua dilakukan panitia agar kegiatan bernuasa keagamaan ini harapanya juga menjadi momentum silahturahmi bagi pejabat forkopimda dengan masyarakat.
Tokoh penggerak kegiatan, Nurul Huda, S.E mengatakan Syiar Hijriyah bukan sekadar peringatan pergantian tahun dalam kalender Islam.
Akan tetapi, juga menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui pembacaan sholawat, serta menumbuhkan kepedulian sosial.
Mengingat dalam acara ini juga dilakukan santunan anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.
Untuk itu, kata Nurul Huda kesuksesan dalam acara Syiir Hijriyah tahun ini nantinya tidak lepas dari dukungan masyarakat lintas elemen.
“Pembiayaan kegiatan merupakan gotong royong masyarakat. Jadi donatur dan relawan yang dengan ikhlas menyisihkan sebagian rezekinya demi suksesnya acara. Jadi acara ini murni swadaya masyarakat,” ujar Nurul Huda dalam rilisnya.
Nurul Huda mengakui kegiatan Syiar Hijriyah telah berjalan secara istiqomah tidak terlepas dari dukungan masyarakat. Bahkan setiap tahunnya ada kecenderungan peningkatan.
Hal ini memperlihatkan adanya kolaborasi yang terbangun selama ini. Dengan demikian harapan a bisa menjadi contoh bahwa kebersamaan dan persatuan dapat menghasilkan kegiatan yang membawa manfaat luas bagi masyarakat.
“Syiar Hijriyah bukan hanya milik panitia atau kelompok tertentu, tetapi milik seluruh masyarakat. Karena itu, keberhasilannya merupakan hasil kerja bersama, hasil gotong royong, dan bentuk kecintaan kita semua terhadap syiar Islam. Semoga kegiatan ini terus menjadi sarana memperkuat persaudaraan, menumbuhkan kepedulian sosial, serta membawa keberkahan bagi masyarakat Candibinangun dan Kabupaten Pasuruan secara umum,” pungkasnya. (Jun/gus)
