TAGARINDONESIA – Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) mengubah wajah seminar hasil yang selama ini identik dengan suasana formal dan menegangkan. Melalui Festival Semhas Heppiee, seminar hasil mahasiswa program sarjana (S1) dan magister (S2) dikemas layaknya sebuah festival akademik yang berlangsung meriah dan penuh dukungan antarmahasiswa.
Festival Semhas Heppiee Periode I resmi dibuka oleh Rektor UIBU, Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si., pada Rabu (24/6). Kegiatan ini akan berlangsung selama satu pekan dan menjadi pembuka rangkaian seminar hasil mahasiswa yang selanjutnya akan dilaksanakan secara bertahap pada periode-periode berikutnya.
Dalam sambutannya, Dr. Nurcholis mengatakan bahwa konsep seminar hasil di UIBU memang sengaja dibuat berbeda dari perguruan tinggi pada umumnya. Menurutnya, seminar hasil tidak seharusnya menjadi momok yang membuat mahasiswa tertekan.
“Di UIBU, semhas tidak menakutkan. Semhas adalah momen untuk difestivalkan, digelar bareng-bareng agar tidak ada ketegangan. Ilmu akan mudah diterima kalau kita heppiee, alias hati kita nyaman, suasananya nyaman. Oleh karena itu saya mendoakan dan merestui agar seluruh peserta semhas lulus,” ujar Nurcholis.
Ucapan tersebut langsung disambut seruan “Aamiin” dari para mahasiswa yang memenuhi lokasi kegiatan.
Suasana Festival Semhas Heppiee pun berbeda dari pelaksanaan seminar hasil pada umumnya. Mahasiswa yang menjadi peserta seminar tidak datang seorang diri, melainkan memperoleh dukungan dari teman-teman sejawat yang hadir untuk memberikan semangat. Kehadiran para pendukung membuat suasana seminar menjadi lebih hidup tanpa mengurangi kualitas dan objektivitas proses akademik.
Selain konsep festival, UIBU juga menghadirkan inovasi berupa Golden Ticket. Penghargaan ini diberikan kepada peserta yang memperoleh hasil seminar terbaik berdasarkan penilaian tim penguji. Mahasiswa yang menerima Golden Ticket tidak lagi diwajibkan mengikuti ujian akhir sehingga dapat langsung melanjutkan ke tahapan yudisium dan wisuda.
Rektor UIBU menjelaskan bahwa Festival Semhas Heppiee merupakan bagian dari upaya universitas membangun budaya akademik yang lebih humanis. Menurutnya, mahasiswa akan lebih mampu menunjukkan kompetensi ketika berada dalam suasana yang nyaman dan menyenangkan.
Melalui konsep Heppiee, UIBU ingin menunjukkan bahwa proses akademik yang berkualitas tidak harus identik dengan ketegangan. Sebaliknya, lingkungan belajar yang positif diharapkan mampu mendorong mahasiswa lebih percaya diri dalam menyampaikan hasil penelitiannya sekaligus menghasilkan pengalaman akademik yang berkesan.
Festival Semhas Heppiee Periode I dijadwalkan berlangsung mulai 24 Juni hingga satu minggu ke depan, dan akan kembali digelar pada periode seminar hasil berikutnya sebagai bagian dari inovasi pembelajaran dan budaya akademik di Universitas Insan Budi Utomo.
