TAGAR INDONESIA.COM – Peran perempuan dalam membentuk karakter seorang anak sejak dini sangatlah penting.
Terlebih berhubungan dengan toleransi dan keberagaman di dalam keluarga, seorang ibu selama ini selalu bisa memberikan solusi dalam kehidupan anak -anaknya.
Baik didalam keluarganya meskipun anaknya mempunyai karakter yang berbeda-beda.
Fakta itu membuat Gusdurian Kepanjen lewat Erik Priyanto selaku Panitia menggelar Sarasehan dengan mengangkat tema “Peran Perempuan Dalam Menjaga Toleransi Dan Keberagaman”.
“Moderasi beragama bukan hanya tentang menjaga hubungan baik antar umat, tetapi juga tentang memahami dan menerima keberagaman sebagai kekayaan bangsa, oleh karena itu perlu selalu kita perkuat bersama dengan semua pihak ” tutur Cak Ikhsan Penasehat Gusdurian Kanjuruhan.
Ia juga menambahkan, dengan moderasi beragama, kita dapat mencegah konflik yang disebabkan oleh perbedaan pandangan dan menciptakan harmoni sosial.
Berlangsung di Convention Hall Hotel Mirabell Jalan Panglima Sudirman Kepanjen, Sarasehan tersebut dikemas dengan tema Peran Penting dalam Menjaga Toleransi dan Keberagaman.
Dalam akhir sambutannya Hikmah Bafaqih DPRD Propinsi Jawa Timur yang juga hadir dalam sambutannnya mengajak seluruh perempuan lintas agama di Malang Raya turut serta untuk menjaga toleransi dan keberagaman di Malang Raya.
“Kegiatan seperti ini akan selalu kami dukung,” ujar perempuan yang akrab dipanggil Emma ini.
Hal senada juga diungkapkan, Erik Priyanto selaku Ketua Panitia dari Gusdurian Kanjuruhan.
“Penerapan moderasi beragama tidak serta merta dapat berjalan tanpa sosok yang menjadi agen moderasi beragama yang mensosialisasikan moderasi beragama kepada masyarakat. Sosok tersebut ialah sosok perempuan.”
” Sarasehan ini bermaksud menghadirkan keharmonisan dalam kehidupan kita sebagai sesama anak bangsa. Serta menyatukan para perempuan lintas agama di Malang Raya dengan memperkuat rasa kebersamaan dan saling menghargai dalam perbedaan ” lanjutnya.
Turut hadir sebagai Nara Sumber, Cak Kaji Moch. Ikhsan Selaku Penasehat Gusdurian Kanjuruhan, Hikmah Bafaqih DPRD Provinsi Jatim, Istianah Ketua PHDI, Pendeta Tamariska GKJW, Dr. Mahpur Dosen Psikologi Islam UIN Malang.(Ahmad Ghufron).
