MALANG | TAGAR INDONESIA.COM – Rotasi di jajaran eselon II Pemkab Malang kembali bergulir.
Bupati Malang H.M. Sanusi resmi melantik dan mengambil sumpah 16 Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang di Pendopo Agung, Kamis siang (27/11/2025).
Suwaji yang sebelumnya Kadis Pendidikan bergeser ke kaDispora. Sedangkan Kadiknas diisi Bagus Sulistyawan yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris DPRD.
M.Hidayat yang sebelumnya menjabat Kadispora pindah ke Kadis Perpustakaan dan Arsip.
Kasatpol PP yang awalnya dijabat Firmando H. Matondang Digeser ke Kadisparbud, sementara Purwoto yang menjabat Kadisparbud berpindah menjadi Kepala Pelaksana BPPD.
Sekretaris DPRD diisi Fuad yang sebelumnya menjadi Kadisperindag. Bambang Istiawan bergeser dari Kadishub ke Staf Ahli dan Kadishub diisi Eko Margianto.
Nur Cahyo kepala inspektorat bergeser menjadi kepala DPMD, sedangkan Atsalis Supriyanto yang sebelumnya kadiskominfo.
Sanusi menegaskan rotasi dan pelantikan pejabat merupakan bagian hal yang biasa dari dinamika organisasi yang harus direspons dengan kinerja terbaik.
Sehingga setiap pelantikan menjadi bagian dari dinamika untuk penyegaran dalam internal Pemkab Malang.
“Kami akan selalu memantau dan menilai. Apabila tidak menunjukkan prestasi yang baik atau bahkan melanggar hukum, tentu ada konsekuensinya. Ini adalah komitmen Pemkab Malang untuk siap melayani dan bekerja,” ujar Sanusi.
Bupati Malang dua periode inj meminta para pejabat yang baru dilantik segera melakukan konsolidasi internal serta memperkuat koordinasi baik secara vertikal maupun horizontal.
Sebab keberhasilan birokrasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sangat perlu didukung komunikasi yang solid di seluruh tingkatan.
“Saudara bertugas diawasi oleh seluruh anggota DPRD Kabupaten Malang. Jalankan tanggung jawab sesuai tupoksi, terutama terkait pelayanan publik dan pelayanan umum. Kerja keras, kerja tuntas, dan kerja berprestasi harus menjadi orientasi kita,” beber Sanusi.
Sanusi juga menekankan implementasi Program 5K Pemkab Malang, yaitu: Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Ikhlas, Kerja Tuntas dan Kerja Prestasi.
“Saya ingin program 5K benar-benar dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan penuh amanah,” ucapnya.
Tak hanya itu Bupati juga menekankan pentingnya sinkronisasi dengan agenda nasional, terutama dalam hal peningkatan kualitas SDM.
Mengingat sejalan dengan program Presiden Prabowo, Pemkab Malang harus terus meningkatkan kualitas SDM. Termasuk mendukung mensukseskan seluruh program Presiden.
Selain itu, Bupati meminta Sekda untuk melakukan penyesuaian struktural terkait tugas yang berhubungan dengan fisik. “Semua tugas fisik dialihkan ke Dinas Cipta Karya. Sedangkan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan agar tetap fokus pada tugas inti mereka,” pungkas politisi PDIP ini.
Sementara itu, ada yang janggal dalam pelantikan Pejabat Tinggi Pratama kali ini.
Sebab dalam pelantikan itu tidak dihadiri Wakil Bupati Malang Hj Lathifah-shohib. (Red/gus)
