MALANG | TAGAR INDONESIA.COM – Momentum Hari Ibu juga dirayakan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Srikandi Pemuda Pancasila (PP) Kota Malang, Minggu (28/12/2025).
Perayaan Hari Ibu tahun ini terbilang unik dari sebelumnya. Ini teejadi lantaran seluruh pengurus, kader, dan anggota Srikandi Kota Malang mengenakan busana pakaian tradisional kebaya.
Ini sengaja ditampilkan karena kebaya sudah menjadi simbol keanggunan dan pelestarian budaya Indonesia.
Kiky Tutik Sundari selaku Ketua DPC Srikandi PP Kota Malang kepada Tagar Indonesia mengatakan momen Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember 2025 tidak hanya dirayakan dengan kemeriahan di kalangan anggota Srikandi Kota Malang.
Akan tetapi peringatan ini disertai dengan kepedulian sosial kepada sesama anggota Srikandi yang mengalami musibahmusibah.
Seperti rumahnya anggota Srikandi terdampak banjir dan yang terkena musibah kecelakaan.
”Di Srikandi PP tidak hanya sekadar organisasi, tapi sudah seperti keluarga sendiri,” ucap Kiky Tutik Sundari kepada Tagar Indonesia
“Jadi kalau ada yang kesusahan tertimpa musibah banjir dan kecelakaan, kita harus hadir untuk meringankan beban mereka,” sambung perempuan yang akrab dipanggil Kiky
Tak hanya baksos, rasa kekeluargaan kian hangat dengan digelarnya berbagai perlombaan.
Mulai dari dance, seni tari, hingga fashion show pakaian tradisional kebaya.
“Kami juga ada tradisi tukar kado yang dibawa masing-masing dari rumah. Jadi heboh banget pokoknya,” tutur Kiky.
Yang heboh tidak hanya dikalangan Srikandi, para suami dari pengurus DPC Srikandi PP Kota Malang pun turut mendapatkan kado bingkisan.
Ini dilakukan sebagai bentuk rasa terima kasih atas dukungan mereka terhadap kiprah istri di organisasi. (Red/gus)
