TAGARINDONESIA – Komitmen mendukung layanan sosial dan kesehatan terus diperkuat PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui berbagai program bantuan kemasyarakatan. Salah satunya diwujudkan lewat penyaluran satu unit ambulance untuk Pondok Pesantren An Nur 2 Bululawang, Kabupaten Malang, yang memiliki ribuan santri dan aktivitas pendidikan berlangsung selama 24 jam.
Bantuan tersebut diserahkan oleh BRI Branch Office Malang Martadinata pada Senin, 21 April 2026. Penyaluran ambulance dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Kartini sebagai bagian dari kepedulian BRI terhadap kebutuhan fasilitas kesehatan di lingkungan pendidikan berbasis pesantren.
Branch Office Head BRI Malang Martadinata, Alde Tio Putra, mengatakan keberadaan ambulance diharapkan mampu menunjang pelayanan kesehatan sekaligus membantu kebutuhan darurat bagi santri maupun masyarakat sekitar pondok pesantren.
“BRI tidak hanya fokus pada layanan perbankan, tetapi juga berupaya menghadirkan kontribusi sosial yang manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat. Kami berharap ambulance ini dapat membantu operasional layanan kesehatan di lingkungan pondok pesantren,” ujar Alde.
Kebutuhan fasilitas kesehatan di Pondok Pesantren An Nur 2 Bululawang dinilai cukup besar mengingat jumlah santri mencapai sekitar 15 ribu orang. Mobilitas tinggi di lingkungan pesantren membuat sarana transportasi kesehatan menjadi kebutuhan penting, terutama untuk penanganan kondisi darurat dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Pengasuh Pondok Pesantren An Nur 2 Bululawang, Dr. H. Fathul Bari, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan BRI. Menurutnya, ambulance tersebut akan sangat membantu pelayanan kesehatan bagi para santri.
“Kami berterima kasih atas perhatian dan kepedulian BRI. Dengan jumlah santri yang cukup besar, keberadaan ambulance tentu sangat bermanfaat untuk kebutuhan layanan kesehatan maupun aktivitas sosial di lingkungan pesantren,” kata Fathul Bari.
Melalui program tersebut, BRI menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendukung kebutuhan masyarakat, termasuk di sektor pendidikan dan kesehatan berbasis pesantren yang memiliki peran besar dalam kehidupan sosial masyarakat.
