MALANG | TAGAR INDONESIA.COM – Jajaran pengurus DPC PDIP Kota Malang resmi berganti.
Hal ini diketahui setelah Ketua DPC PDIP Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mengumumkan jajaran pengurus DPC PDIP Kota Malang periode 2025-2030 di kantor DPC PDIP Kota Malang Sabtu malam (3/1/2026).
Adapun pengurus DPC PDIP Kota Malang yang diumumkan sejatinya sudah dilantik melalui proses Konfercab di Grand Empire Palace Hotel Surabaya pada (21/12/2025).
Sebelum diumumkan ke publik, kegiatan perdana pengurus DPC PDIP Kota Malang diawali dengan ziarah ke makam Bung Karno, Blitar, Jawa Timur.
“Ziarah ke makam Bung Karno sebagai upaya meneguhkan kembali komitmen ideologi partai. Bahwa Marhaenisme sebagai roh ideologi PDI Perjuangan yang harus terus dihidupkan dalam kerja politik yang berpihak pada wong cilik dan kaum Marhaen,” ujar Ketua DPC PDIP Kota Malang Amithya dalam sesi konfrensi pers.
Amithya yang akrab dipanggil Mia ini mengatakan dirinya sangat optimis kepengurusan PDIP Kota Malang sangat solid. Seiring dengan dinamika politik yang terjadi.
Sehingga harapannya siap menghadapi berbagai tantangan partai ke depan.
Disinggung soal program partai, kata Mia, pihaknya menekankan jajaran seluruh struktural partai untuk hadir langsung di tengah-tengah masyarakat.
Artinya keberadaan partai PDIP harus dirasakan manfaatnya bagi masyarakat.
Seperti yang terjadi bencana di Sumatra dan Aceh, PDIP sangat konsen dalam menggalang dan menyalurkan bantuan kepada korban bencana.
“Jadi ketika ada bencana banjir atau kondisi darurat terjadi, kami hadir untuk memikul beban bersama masyarakat. Kepentingan partai harus di kedepankan daripada kepentingan pribadi,” pungkas Ketua DPRD Kota Malang ini.
Inilah Pengurus Struktural DPC PDI Perjuangan Kota Malang
Periode 2025-2030:
1. Amithya Ratnanggani Surraduhita Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang
2. H. Ahmad Wanedi Seketaris
3. Ahmad Zakaria Bendahara
4. Sugianto Wakil Seketaris Bid. Internal
5. Lea Mahdalia Wakil Seketaris bid. Program
6. Wiwik Sukesi Wakil Bendahara
7. Agoes Marhenta Wakabid
Ideology dan Kaderisasi
8. Harvard Kurniawan Wakabid Pemenangan Pemilu dan Sumberdaya
9. Sony Rudiwiyanto Wakabid Politik, Otonomi Daerah dan Kebijakan Publik, Reformasi Birokrasi dan Hukum Internasional
10. Eko Herdiyanto Wakabid Perekonomian, Pendidikan dan Kebudayaan
11. Septiana Dini Wakabid Penanggulangan Bencana, Kesehatan Ibu & Anak
12. Henky Bayu Wakabid Industri Perdagangan BUMN, Investasi, Koperasi, UMKM, Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital
13. Yiyesta Ndaru Wakabid Tenaga Kerja, Hukum dan Advokasi
14. Sugiono Wakabid Kepercayaan dan Keagamaan TYME, Pariwisata, dan Keagamaan
15. Nurul Setyowati Wakabid Pertanian, Lungkungan Hidup, Perindustrian dan Perikanan.
(Red/gus)
