MALANG | TAGAR INDONESIA.COM – Penataan internal menjadi fokus DPC PDIP Kota Malang jelang gelaran pemilu 2029 mendatang.
Hal ini terlihat PDI Perjuangan Kota Malang mulai memanaskan mesin partai melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang digelar di Ascent Premiere Hotel Kota Malang, Sabtu malam (25/4/2026).
Dalam kesempatan pengurus lima PAC mulai dari Lowokwaru, Klojen, Sukun, Blimbing dan Kedungkandang dilantik bersamaan oleh pengurus DPD PDIP Jatim Dewanti Rumpoko.
Adapun jumlah pengurus masing-masing PAC diisi 11 orang pengurus.
Selain Dewanti, Pengurus DPD PDIP Jatim yang hadir Daniel Rohi dan I Made Riandiana Kartika.
Lewat Musancab ini tentunya menjadi langkah awal konsolidasi besar-besaran menuju Pemilu 2029.
Wakil Ketua DPD PDI Perjuanga Jawa Timur, I Made Riandiana Kartika mengungkapkan Musancab PDIP bukan sekadar agenda rutin organisasi.
Justru sebaliknya sebagai momentum penting untuk memperkuat soliditas kader hingga ke level paling bawah.
“Musancab ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi momentum untuk memperkuat konsolidasi partai hingga ke tingkat paling bawah,” ujar Made di hadapan para kader.
Tak hanya itu, struktur partai final level PAC, DPC PDIP Kota Malang juga akan memperkuat dengan keterlibatan pengurus ranting dari 57 kelurahan.
Usai Musancab, kata Made kinerja partai tidak boleh berhenti. Akan tetapi seluruh jajaran diminta langsung bergerak ke tahapan berikutnya, yakni Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranting).
“Setelah Musancab, kita harus langsung bergerak ke Musran dan Musranting,” beber mantan Ketua DPC PDIP Kota Malang ini.
Made menegaskan penguatan struktur harus diimbangi dengan aspek administrasi. Hal ini sangat dibutuhkan untuk pematangan organisasi.
“SK harus segera selesai agar pengurus bisa langsung bekerja,” ucap Made yang juga anggota DPRD Kota Malang ini.
Tak hanya itu, PDIP Kota Malang juga mulai menyusun strategi jangka panjang, termasuk menyiapkan calon legislatif sejak dini.
“Kemenangan tidak bisa diraih secara instan tanpa perencanaan matang,” tutur Made.
“Untuk itu, persiapan caleg dan strategi pemenangan harus dimulai sejak dini,” imbuhnya.
Made menutup dengan menekankan bahwa kekuatan partai terletak pada kerja bersama seluruh kader, bukan individu semata.
“Kunci kemenangan ada pada kerja kolektif dan soliditas kader,” pungkasnya. (Jun/gus)
