Indeks

Peduli Pendidikan, Ketua BAKN DPR RI Andreas Eddy Susetyo Bagikan Beasiswa PIP 160 Orang di Ngantang

  • Bagikan

MALANG | TAGAR INDONESIA.COM – Peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi program prioritas bagi Anggota Komisi XI DPR RI sekaligus Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI, Andreas Eddy Susetyo (AES).
L
Salah satunya, Andreas menyalurkan beasiswa melalui Program Indonesia Pintar (PIP).

Kebetulan kali ini, Andreas menyalurkan beasiswa pendidikan kepada 160 siswa di wilayah Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang.

Adapun penyerahan beasiswa PIP dilaksanakan di SDN Mulyorejo 01, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang Minggu siang (11/1/2025).

 

Sedangkan detail penerima, terdiri 160 siswa berasal dari jenjang SD, SMP, SMA, hingga SMK, yang dinilai memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan pendidikan.

Dalam proses penyaluran beasiswa PIP diwakili oleh tim perwakilan AES Syahrul didampingi Tenaga Ahli Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko.

Syahrul mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Andreas dalam memastikan kehadiran negara dirasakan langsung oleh masyarakat. Khususnya di bidang pendidikan.

Terkait pemberian beasiswa PIP merupakan wujud kepedulian AES terhadap pengembangan sumber daya manusia unggul dan pemerataan akses pendidikan.
“Ditengah ekonomi sulit. Negara tetap harus hadir untuk membantu pendidikan rakyat,” ujar Syahrul menirukan pesan AES.

Andreas, kata Syahrul memberikan perhatian besar terhadap keterkaitan antara kondisi ekonomi keluarga dan keberlangsungan pendidikan anak. Karena banyak anak tidak bisa mengenyam pendidikan karena sulitnya biaya.

“Jika ingin bangsa Indonesia maju, maka pendidikan generasi mudanya harus berkembang,” beber Syahrul.

Untuk itulah, lanjut Syahrul melalui beasiswa PIP ini, Pak Andreas berharap bisa membantu orang tua tidak mampu agar anaknya bisa terus menempuh pendidikan.

Syahrul mengatakan wilayah Malang Raya menjadi salah satu alasan penyaluran beasiswa tersebut dilakukan di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang.

Para penerima PIP diharapkan pendidikan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kebutuhan belajar siswa dan mencegah terjadinya putus sekolah.

Melalui program ini, kata Syahrul AES kembali menegaskan komitmennya untuk mengawal kebijakan pendidikan yang berkeadilan dan berkelanjutan.

“Dukungan terhadap pendidikan generasi muda dapat menjadi fondasi kuat bagi kemajuan bangsa Indonesia di masa mendatang,” pungkas Syahrul. (Red/gus)

  • Bagikan
error: Dilindungi Hak Cipta
Exit mobile version