TAGARINDONESIA – Kewirausahaan tak lagi dipahami sebatas urusan jual-beli dan laba. Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) mulai menggeser paradigma itu. Lewat Pelatihan Penguatan Profesi dan Entrepreneurship Mahasiswa, kampus ini menegaskan bahwa entrepreneur masa depan adalah mereka yang mampu mencipta inovasi, memberi manfaat, berdampak luas, serta sadar teknologi.
Pelatihan yang digelar Rabu, 4 Februari 2026, di Aula 3 Kampus C UIBU tersebut diikuti mahasiswa semester V dari seluruh program studi. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan arah pendidikan kewirausahaan di lingkungan UIBU.
Rektor UIBU, Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si., secara terbuka menyatakan bahwa kampusnya tengah menata ulang cara pandang terhadap entrepreneurship.
“UIBU menakrif ulang makna entrepreneurship sebagai inovasi, manfaat, dampak, dan kesadaran teknologi. Ini bukan sekadar aktivitas bisnis, tetapi kemampuan menciptakan nilai yang relevan dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, penguatan profesi dan kewirausahaan merupakan strategi institusional untuk menyiapkan lulusan yang tangguh menghadapi perubahan zaman. Visi world class entrepreneurship yang diusung UIBU, menurutnya, hanya bisa dicapai jika mahasiswa memiliki kompetensi kuat, kualitas berkelanjutan, serta keberanian mengambil inisiatif.
Dalam konteks percepatan transformasi digital, kesadaran teknologi menjadi titik tekan penting. Mahasiswa tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi dituntut mampu menjadikannya sebagai alat produktivitas, inovasi, dan pengembangan usaha maupun profesi.
Senada dengan itu, Kepala Pusat Pengembangan Profesi dan Entrepreneurship (P3E) UIBU, Dr. Kenys Fadilah Zamzam, M.Pd., menyampaikan bahwa setiap mahasiswa menyimpan potensi yang bisa dikembangkan secara terarah dan sistematis.
“Pelatihan ini kami rancang aplikatif. Tujuannya agar mahasiswa tidak berhenti di konsep, tetapi mampu menerjemahkan kewirausahaan ke dalam langkah konkret,” jelasnya.
Melalui pelatihan ini, UIBU menegaskan komitmennya membentuk lulusan yang tidak hanya siap masuk dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang, menghadirkan manfaat, dan memberi dampak berkelanjutan di tengah masyarakat yang terus berubah.
