Indeks

Mahasiswa UIBU Tembus Puncak Asia, Syelhan Rebut Emas Balap Sepeda di Arab Saudi

  • Bagikan
Atlet balap sepeda Indonesia sekaligus mahasiswa Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) Muhammad Syelhan Nurrahmat, memastikan diri berdiri di podium tertinggi ajang Asian Road Cycling Championship 2026 yang digelar di Al-Qassim, Arab Saudi, Februari 2026.

TAGARINDONESIA – Awal 2026 dibuka dengan kabar yang bikin dada membuncah. Atlet balap sepeda Indonesia sekaligus mahasiswa Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) Muhammad Syelhan Nurrahmat, memastikan diri berdiri di podium tertinggi ajang Asian Road Cycling Championship 2026 yang digelar di Al-Qassim, Arab Saudi, Februari 2026.

Turun pada nomor Men Under-23 Individual Road Race, Syelhan menuntaskan rute sepanjang 124,8 kilometer dengan finis terdepan. Ia mengungguli para pembalap muda terbaik Asia dalam persaingan yang berlangsung ketat sejak awal lomba.

Kemenangan ini terasa makin solid karena sebelumnya Syelhan sempat menutup nomor Individual Time Trial di posisi ke-11. Dari sana, ia melakukan evaluasi, membaca ritme balapan, lalu membalikkan keadaan di nomor road race. Strategi matang dan daya tahan jadi kunci. Di lintasan panjang, ia tak sekadar mengayuh, tapi mengatur tempo, membaca celah, dan menekan di momen krusial.

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi itu memang bukan nama baru di pelatnas. Namun, emas di level Asia menjadi penanda lonjakan performa yang signifikan dalam kariernya. Ia bukan hanya cepat, tapi juga cerdas dalam mengeksekusi taktik.

Rektor UIBU, Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si., menilai capaian tersebut sejalan dengan arah pengembangan kampus yang menekankan dampak nyata. “Prestasi ini membuktikan bahwa pendidikan tidak berhenti di ruang kuliah. Mahasiswa harus tumbuh, berproses, dan berani bersaing di panggung profesional,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).

Menurutnya, keberhasilan Syelhan menjadi representasi bahwa kompetensi akademik dan prestasi olahraga dapat berjalan beriringan. Kampus, kata dia, berkepentingan menciptakan ruang agar mahasiswa bisa berkembang optimal, baik secara intelektual maupun profesional.

Emas di Arab Saudi menambah daftar capaian Syelhan dalam beberapa bulan terakhir. Pada Desember 2025, ia juga berkontribusi bagi Indonesia dengan menyumbangkan medali emas pada ajang SEA Games 2025 di Thailand.

Rentetan hasil itu menegaskan konsistensinya di level regional dan kini kontinental. Dari Asia Tenggara, naik kelas ke Asia. Lompatan yang tidak datang tiba-tiba, melainkan lewat disiplin, latihan panjang, dan mental bertanding yang terus diasah.

“Kami tentu bangga dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian ini,” tegas Nurcholis.

Bagi UIBU, kemenangan ini bukan sekadar medali. Ini pesan bahwa ruang kelas dan lintasan balap bisa bertemu di satu titik: prestasi yang berdampak. Dan bagi Syelhan, garis finis di Al-Qassim mungkin bukan akhir, melainkan titik start untuk target yang lebih tinggi lagi. Asia sudah. Berikutnya, siapa tahu dunia.

  • Bagikan
error: Dilindungi Hak Cipta
Exit mobile version