MALANG | TAGAR INDONESIA.COM – Momentum Ramadhan 1447 H menjadi berkah bagi 500 orang seniman dan pelaku budaya serta juru pelihara cagar budaya di Jawa Timur.
Sebab mereka mendapatkan penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang diserahkan di Taman Krida Budaya Kota Malang pada Minggu sore (22/2/2026).
Penghargaan diberikan Gubernur Khofifah sebagai bentuk apresiasi kepada seniman atau pelaku budaya di Jawa Timur dan kabupaten/kota yang ditetapkan sebagai penerima sertifikat Warisan Budaya Tak Benda (WBTB).
Hal ini juga merupakan implementasi dari program Seni Waris yang diinisiasi melalui Nawa Bhakti Satya Jatim Harmoni.
Tak hanya itu, Khofifah juga memberikan sertifikat kepada Kabupaten/Kota yang memiliki Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) berdasarkan hasil sidang para tim ahli WBTB di Jakarta.
Sebanyak 46 Warisan Budaya Tak Benda di beberapa daerah yang meraih sertifikat ini antara lain Kabupaten Malang dengan Topeng Malangan, Kabupaten Lamongan dengan Sego Boran, Bondowoso dengan Tape, Kota Batu melalui Seni Sanduk, Ponorogo dengan Reognya.
Gubernur Khofifah meminta kepada para kepala daerah dan stakeholder terkait untuk terus melestarikan budaya yang ada di tengah arus modernisasi dan digitalisasi yang kian gencar.
Khofifah pun mengapresiasi atas terselenggaranya tari topeng panji pada Sabtu malam karena sudah menarik ribuan pengunjung, khususnya kalangan generasi muda.
Tak hanya itu, Khofifah juga meminta para kepala daerah untuk menginventarisir warisan budaya di wilayahnya masing-masing.
“Mohon kepada kepala daerah untuk bisa meneliti dan menginventarisir warisan budaya yang ada di wilayah masing-masing. Agar juga kita usulkan sebagai warisan budaya,” kata Khofifah.
Sementara itu, Evy Afianasari selaku Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur menambahkan pemberian penghargaan sebagai bentuk Apresiasi kepada para seniman ini meningkat dua kali lipat daripada tahun sebelumnya.
“Jika tahun sebelumnya besarannya Rp 500 ribu, tahun ini dua kali lipatnya, kalau untuk juru cagar budaya sebelumnya sebesar Rp 550 ribu, saat ini juga naik dua kali lipat,” tutur Evy.
“Ini adalah implementasi program bu gubernur seni waris,” imbuhnya.
Ketua Dewan Kesenian Jawa Timur (DKJT) Dr. Ki Suroso mengucapkan rasa terima kasih kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang memberikan penghargaan kepada para seniman.
“Pemberian penghargaan ini sebagai wujud perhatian ibu Gubernur Jatim kepada para seniman. Semoga ini menjadi spirit bagi para seniman untuk semakin giat lagi dalam berkarya dalam melestarikan budaya yang ada di Jawa Timur,” pungkas Suroso. (Red/gus)
