BLITAR | TAGAR INDONESIA.COM – Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri berkunjung ke Kota Blitar selama 2 hari dalam peringatan Bulan Bung Karno.
Tak hanya berziarah ke makam ayahanda Soekarno, Megawati juga meresmikan Patung Soekarno yang berada di Istana Gebang rumah kecilnya Ir Soekarno Presiden RI pertama RI Senin (15/6/2026).
Tak hanya Patung Bung Karno, akan tetapi rumah masa kecil Bung Karno di Istana Gebang juga direnovasi yang dananya merupakan gotong royong kader PDIP.
Dalam peresmian itu juga dihadiri Sekretaris DPP PDIP Hasto Kristiyanto dan jajaran DPP, DPD PDIP Jawa Timur dan pengurus DPC PDIP Kota dan Kabupaten Blitar serta pengurus PAC dan anak ranting Kota dan se-Kabupaten Blitar.
Megawati mengingatkan agar bangsa Indonesia tidak melupakan perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi lahirnya kemerdekaan Republik Indonesia.
“Generasi saat ini harus menghargai sejarah dan memahami bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini diperoleh melalui perjuangan panjang melawan penjajahan. Jadi
Jangan pernah melupakan perjuangan para pendiri bangsa. Kemerdekaan yang kita nikmati sekarang diperoleh dengan pengorbanan yang luar biasa,” ujar Megawati dalam sambutannya.
Di kesempatan itu, Megawati juga menyinggung perjalanan politik Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno.
Termasuk mempertanyakan proses yang dialami Bung Karno setelah dicabut dari kekuasaannya pada masa lalu.
Padahal sebagai negara hukum, setiap warga negara berhak memperoleh perlakuan yang sama dan kesempatan untuk mendapatkan proses peradilan yang adil.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono menambahkan pihaknya mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak yang telah bergotong royong menyukseskan proses renovasi hingga peresmian Patung Bung Karno tersebut.
Deni menjelaskan rangkaian panjang mulai dari renovasi bangunan, pembuatan patung Bung Karno, hingga acara peresmian dapat terlaksana dengan baik berkat dukungan berbagai pihak.
“Kami sangat mengapresiasi kawan-kawan DPC PDI Perjuangan Kota Blitar dan Kabupaten Blitar yang telah bergotong royong menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan ini. Semua berjalan lancar atas doa dan dukungan banyak pihak,” tutur Deni kepada awak medis saat di Istana Gebang.
Deni juga mengaku merasa lega dan bangga lantaranKetua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri berkenan meninjau secara langsung hasil renovasi Istana Gebang.
“Ibu Ketua Umum masuk ke rumah dan melihat seluruh proses renovasi dengan senyum di bibirnya, itu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami,” beber politisi PDIP ini.
Deni mengungkapkan Istana Gebang memiliki nilai historis yang sangat penting karena menjadi tempat Bung Karno menjalani masa kecil.
Berbagai jejak kehidupan Bung Karno di sejumlah daerah juga memiliki nilai sejarah masing-masing.
Tentunya mulai dari kota kelahirannya dan peristirahatan terakhirnya di Kota Blitar.
Lewat Istana Gebang kata Deni, ada suatu pesan yang ingin disampaikan melalui patung Bung Karno yang tak lain pentingnya budaya membaca bagi generasi muda.
“Bung Karno sampai akhir hayatnya terus belajar. Kami ingin menggugah kembali budaya membaca, terutama bagi Generasi Z dan Generasi Alpha yang saat ini mulai lebih banyak tertarik pada gadget dan permainan digital,” ucap Deni.
Untuk itulah, lanjut Deni budaya membaca harus terus ditumbuhkan agar kualitas sumber daya manusia (SDM) Bangsa Indonesia semakin unggul dan mampu bersaing secara global. (Red/gus)
