Indeks

KPK Bakal Dalami Jejak Kaburnya Pemilik PT Blueray Cargo John Field

  • Bagikan

JAKARTA | TAGAR INDONESIA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mendalami dan menelusuri jejak kaburnya pemilik PT Blueray Cargo John Field (JF).

Sebab John sudah ditetapkan jadi tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang KW di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

“Tentu, kami akan telusuri itu ya. Kami akan perdalam itu,” ucap Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (9/2/2026).

Asep mengatakan KPK akan melakukan penelusuran maupun pendalaman terhadap kaburnya JF lantaran khawatir adanya jeda waktu antara penangkapan dan penyerahan diri yang bersangkutan akan menghilangkan barang bukti dan bertemu dengan para saksi-saksi.

“Karena tentunya kami juga tidak ingin jeda waktu itu digunakan oleh yang bersangkutan, misalkan, untuk memindahkan bukti-bukti dan lain-lain. Oleh karena itu, sangat penting bagi kami bukti-bukti tersebut,” beber Asep.

Asep mengungkapkan KPK juga akan mendalami kemungkinan John Field bertemu dengan saksi-saksi penting dalam kasus ini.

Untuk itu, lanjut Asep mengatakan salah satu upaya penelusuran maupun pendalaman tersebut dilakukan dengan cara memeriksa secara langsung John Field.

“Salah satu materi dalam pemeriksaan terhadap yang bersangkutan apa yang selama ini dilakukan,” kata dia.

Seperti diketahui, pada 4 Februari 2026, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Ditjen Bea Cukai Kemenkeu.

Diwaktu bersamaan, KPK merilis salah satu orang yang ditangkap dalam OTT adalah Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Bagian Barat Rizal.

Selanjutnya, pada 5 Februari 2026, KPK mengumumkan enam dari 17 orang yang ditangkap ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait impor barang KW di lingkungan DJBC.

Mereka adalah Rizal (RZL) selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC periode 2024-Januari 2026, Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan DJBC Sisprian Subiaksono (SIS), dan Kepala Seksi Intelijen DJBC Orlando Hamonangan (ORL).

Kemudian pemilik Blueray Cargo John Field (JF), Ketua Tim Dokumentasi Importasi Blueray Cargo Andri (AND), serta Manajer Operasional Blueray Cargo Dedy Kurniawan (DK). (Red/gus)

  • Bagikan
error: Dilindungi Hak Cipta
Exit mobile version