IMG-20260209-WA0001
IMG-20260209-WA0015
IMG-20260218-WA0002
1771476803488
IMG-20260219-WA0009
IMG-20260219-WA0008
previous arrow
next arrow

Kolaborasi Disbudpar dan DPRD Jatim Muhammad Arbayanto Sukses Hidupkan Pagelaran Seni Budaya di Mendalan, Wagir

  • Bagikan
banner 468x60

MALANG | TAGAR INDONESIA.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jatim bersama anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Muhammad Arbayanto, sukses menggelar Pagelaran Seni Jawa Timur 2025 di Desa Mendalan Wangi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Sabtu (15/11/2025)

Sejak sore hari, masyarakat Mendalan Wangi dan desa sekitar memadati area pagelaran Lapangan desa yang menjadi lokasi acara berubah menjadi pusat keramaian.

Dalam acara itu menampilkan berbagai pertunjukan kesenian tradisional khas Jawa Timur.

Sehingga suasana hangat, meriah, dan penuh kekeluargaan terasa kuat sepanjang kegiatan.

Kepala Desa Mendalan Wangi, Roni, menyampaikan apresiasinya kepada Pemprov Jatim dan DPRD Jatim yang telah memilih desanya sebagai tuan rumah.

Baca Juga:  Selidiki Penyebab Dugaan Keracunan MBG 16 Siswa MTS Al Khalifah, Dinkes Kabupaten Malang Uji Lab Sisa Makanan dan Peralatan Dapur SPPG

Roni menegaskan bahwa kegiatan seni dan budaya seperti ini sangat dinantikan masyarakat sekaligus menjadi ruang bagi pelestarian budaya lokal.

Hadir pula jajaran pejabat kecamatan, di antaranya Camat Wagir, Kapolsek Wagir, Danramil Wagir, serta seluruh kepala desa se-Kecamatan Wagir.

Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap penguatan identitas budaya sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.

Selain menjadi sarana hiburan, pagelaran ini juga menggerakkan ekonomi warga.

Pedagang makanan, minuman, hingga pelaku UMKM lokal tampak menikmati lonjakan penjualan berkat ramainya pengunjung.

Secara keseluruhan, Pagelaran Seni Jawa Timur 2025 di Mendalan Wangi berlangsung sukses dan semarak.

Kolaborasi Disbudpar Jatim, DPRD Jatim, serta pemerintah kecamatan dan desa menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam merawat budaya sekaligus menghidupkan ekonomi masyarakat melalui kegiatan berbasis seni. (red/gus)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilindungi Hak Cipta