
MALANG | TAGAR INDONESIA.COM– Ditengah kondisi masyarakat yang tengah panik lantaran demo meluas di penjuru wilayah, masyarakat Kota Malang dihebohkan dengan kabar adanya informasi titik sniper yang tersebar di sejumlah area gedung di Malang.
Kabar tersebut menyebar ke sejumlah WhatsApp Grup (WAG) hingga membuat masyarakat gaduh dan menimbulkan ketakutan.
Adapun narasi yang tersebar di WAG menginformasikan ada 15 titik lokasi yang disinyalir menjadi lokasi sniper.
Ke 15 titik itu, diantaranya Hotel Trio Indah, Hotel Regen’s Park, Hotel Kartika, Hotel Tugu, Dieng Plaza/ MCP, Mal Olympic Garden (MOG), Malang Town Square (MATOS), Malang Plaza, Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) + Polresta Malang Kota, Telkom Blimbing, Malang Creative Center (MCC), Gedung UB (2 titik), Apartemen Begawan, Gedung Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) (2 titik) dan BCA blimbing.
Tak hanya itu, dalam narasi yang tersebar, meminta agar informasi tersebut disebarkan pada keluarga/kerabat/teman serta diminta untuk jangan sampai keluar rumah di atas jam 22.00 WIB.
Sebab penembakan akan acak dan tidak memilih.
Menanggapi hal itu, pihak Polresta Malang Kota memastikan bahwa kabar tersebut adalah hoaks alias tidak benar.
“Kabar tersebut hoaks atau tidak benar,” ucap Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono melalui Kasihumas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto, Minggu (31/8/2025) malam.
Untuk itu, pihak kepolisian meminta agar masyarakat tetap tenang dan tak terpengaruh oleh kabar hoaks yang tersebar soal sniper.
Tak hanya itu, pihak kepolisian juga tengah menelusuri siapa yang telah menyebarkan kabar tersebut. Sebab sebaran ini membuat kegaduhan di masyarakat.
“Kami minta masyarakat tetap tenang. Kami pastikan Kota Malang tetap aman dan kondusif,” pungkas Yudi. (Red)

















