IMG-20260209-WA0001
IMG-20260209-WA0015
IMG-20260218-WA0002
1771476803488
IMG-20260219-WA0009
IMG-20260219-WA0008
previous arrow
next arrow

KH Zulfa Mustofa sebagai Penjabat (Pj) Ketua Umum PBNU, Gantikan Gus Yahya

  • Bagikan
banner 468x60

JAKARTA | TAGAR INDONESIA.COM -Meski ada penolakan, status Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya di kepengurusan PBNU dianggap sudah selesai.

Rais Syuriyah menegaskan Gus Yahya sudah tak memiliki jabatan apapun di kepengurusan PBNU.

Kepastian ini seiring rapat pleno Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang resmi mengetuk palu penetapan keponakan Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin, KH Zulfa Mustofa sebagai Penjabat (Pj) Ketua Umum PBNU.

Rais Syuriyah PBNU Mohammad Nuh menegaskan bahwa Gus Yahya sudah tidak lagi menjabat posisi apapun di tubuh PBNU.

“Ya sudah selesai, sudah selesai. Kan rapat harian Suriyah itu yang menetapkan itu. Dan tadi sudah diperkuat lagi di pleno, ya sudah selesai. Makanya ditunjuk Pj,” ujar M. Nuh usai rapat pleno PBNU di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa malam (9/12/2025).

Baca Juga:  Meneladani Spirit 1 Abad NU dalam Keberagaman Kota Malang

M. Nuh mengungkapkan tak ada masalah jika Gus Yahya masih mengklaim dirinya sebagai ketua umum PBNU.

“Insyaallah semuanya bisa diselesaikan. Sudah selesai, (Gus Yahya) tidak ada jabatan di PBNU,” bebernya.

Soal adanya Pj, M. Nuh mengatakan semua kepengurusan Nahdlatul Ulama baik di level pusat maupun Pengurus Wilayah (PW) sudah sepakat dengan keputusan ini.

Terlebih PBNU sebelumnya juga telah mensosialisasikan kepada pengurus wilayah pada tanggal 26 November 2025 di Jakarta dan tanggal 29 November di Surabaya. (Red/gus)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilindungi Hak Cipta