
BRI Kepanjen Ingatkan Masyarakat Waspadai Tawaran Investasi dengan Imbal Hasil Tinggi
TAGARINDONESIA – Tawaran investasi dengan imbal hasil tinggi dalam waktu singkat perlu disikapi masyarakat dengan penuh kehati-hatian. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI melalui Branch Office Kepanjen mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru menempatkan dana sebelum memahami produk, risiko, dan pihak yang menawarkan investasi.
Branch Office Head BRI Kepanjen, Herwansyah, menilai meningkatnya ketertarikan masyarakat terhadap investasi merupakan hal positif. Namun, minat tersebut perlu diiringi dengan pemahaman yang memadai agar masyarakat dapat menentukan pilihan berdasarkan kebutuhan dan profil risikonya.
“Imbal hasil yang tinggi tentu menjadi salah satu pertimbangan dalam berinvestasi. Namun sebelum menempatkan dana, masyarakat perlu memahami bagaimana investasi tersebut bekerja, risiko yang menyertainya, serta siapa pihak yang menawarkan produk tersebut. Dengan informasi yang utuh, keputusan investasi dapat diambil dengan lebih bijak,” ujar Herwansyah.
Menurutnya, masyarakat perlu memberikan perhatian lebih terhadap penawaran yang menjanjikan keuntungan tinggi dalam waktu singkat, terlebih apabila tingkat keuntungan yang ditawarkan tidak wajar dan informasi mengenai produk maupun pihak yang menawarkan tidak disampaikan secara transparan.
Selain besaran keuntungan, legalitas pihak yang menawarkan investasi juga perlu diperiksa. Masyarakat perlu memastikan pihak tersebut memiliki kewenangan yang sesuai dan mengetahui lembaga yang mengawasi produk investasi yang ditawarkan.
Penggunaan nama, logo, maupun identitas perusahaan atau institusi tertentu dalam sebuah penawaran juga tidak otomatis membuktikan bahwa penawaran tersebut memiliki hubungan resmi dengan perusahaan atau institusi yang namanya digunakan.
“BRI mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menyikapi berbagai penawaran investasi, khususnya yang menawarkan imbal hasil tinggi. Dengan informasi yang memadai, masyarakat dapat mempertimbangkan pilihan investasi dengan lebih bijak,” pungkas Herwansyah.
BRI juga mengimbau masyarakat yang menerima penawaran investasi dengan imbal hasil atau bunga tinggi dan tidak wajar agar tidak langsung melakukan transfer. Masyarakat juga diminta tidak memberikan data pribadi maupun informasi perbankan sebelum melakukan verifikasi.
Legalitas pihak yang menawarkan dan informasi mengenai produk perlu diverifikasi melalui kanal resmi perusahaan atau lembaga terkait. Masyarakat juga perlu memastikan otoritas yang berwenang mengawasi produk tersebut.
Apabila terdapat indikasi penipuan atau penyalahgunaan nama dan identitas BRI, masyarakat diminta menyimpan bukti komunikasi maupun transaksi dan segera melaporkannya melalui kanal resmi BRI serta kepada pihak berwenang.
Informasi mengenai produk dan layanan BRI dapat diperoleh melalui situs bri.co.id, Instagram @bankbri_id, X @BANKBRI_ID, @kontakBRI dan @promo_BRI, TikTok @bankbri_id, Facebook dan YouTube BANK BRI, serta Contact BRI 1500017. Informasi juga dapat diperoleh melalui Asisten Virtual BRI Sabrina melalui WhatsApp di 0812-1214-017.












