Bidik Porprov 2027, KSMI Pamekasan Jaring Talenta Mini Soccer dari 16 Tim

  • Bagikan
banner 468x60

PAMEKASAN | TAGAR INDONESIA.COM – Komite Sepak Bola Mini Seluruh Indonesia (KSMI) Pamekasan mulai memetakan kekuatan atlet mini soccer daerah. Upaya itu dilakukan melalui Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) yang digelar di Lapangan Mini Soccer Puri Dewata, Pamekasan.

Sebanyak 16 tim dari jenjang SMA sederajat se-Kabupaten Pamekasan ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Selain menjadi ajang kompetisi, Kejurkab juga dimanfaatkan sebagai sarana penjaringan atlet yang diproyeksikan memperkuat kontingen Pamekasan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur.

Ketua KSMI Pamekasan Mahfud mengatakan, proses seleksi melalui pertandingan dinilai lebih efektif karena tim pencari bakat dapat mengamati kemampuan pemain secara langsung di lapangan.

Menurut dia, Kejurkab menjadi instrumen penting untuk mengidentifikasi atlet yang memiliki kualitas dan peluang bersaing di level yang lebih tinggi.

Baca Juga:  Tekuk FCSB 0-2, Manchester United Melangkah Mulus ke 16 Besar Liga Eropa

“Seleksi kami lakukan melalui Kejurkab. Dari sini kami bisa melihat potensi pemain yang layak masuk dalam tim Porprov Jawa Timur,” katanya.

Mahfud menjelaskan, penilaian atlet tidak hanya berfokus pada kemampuan teknik bermain. Aspek fisik, mental bertanding, hingga kemampuan bekerja sama dalam tim juga menjadi perhatian tim seleksi.

Dengan sistem kompetisi, proses pemantauan atlet dapat dilakukan secara lebih objektif. Pemain yang menunjukkan performa menonjol akan masuk dalam daftar pemantauan untuk tahap pembinaan berikutnya.

“Dengan sistem seleksi melalui kompetisi, tim seleksi lebih mudah memantau kemampuan setiap atlet. Pemain yang memiliki potensi akan kami catat dan dipantau lebih lanjut,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pamekasan Kuswanto memberikan apresiasi atas langkah KSMI yang menjadikan Kejurkab sebagai pintu masuk pembentukan tim Porprov.

Baca Juga:  Ditolak Keluarga Korban Kanjuruhan, Polres Malang Belum Keluarkan Izin Laga Arema Vs Persebaya

Menurutnya, turnamen seperti itu menjadi ruang yang tepat untuk menemukan bibit-bibit atlet potensial yang nantinya dapat dipersiapkan menghadapi Porprov Jatim 2027.

“Langkah seleksi atlet melalui Kejurkab ini sangat baik. Melalui turnamen seperti ini, kita bisa melihat dan menjaring atlet-atlet yang berpotensi untuk ditampilkan pada Porprov nanti,” ungkapnya.

Kuswanto juga mengingatkan agar KSMI Pamekasan terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pengurus tingkat provinsi. Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan seluruh proses seleksi berjalan sesuai regulasi yang berlaku.

Terutama, kata dia, terkait aturan dan batas usia atlet yang nantinya berhak tampil pada ajang Porprov Jawa Timur.

“Pengurus KSMI Pamekasan harus sering berkoordinasi dengan pihak provinsi terkait regulasi dan batasan usia atlet yang akan ditampilkan dalam kejuaraan Porprov,” tuturnya.

Baca Juga:  Lapor Gubernur, KONI Jatim Pastikan Porprov IX Siap Digelar di Malang Raya

Selain itu, Kuswanto berharap para pelatih di masing-masing sekolah dapat terus meningkatkan pembinaan terhadap atlet muda. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, peluang Pamekasan melahirkan atlet mini soccer berkualitas akan semakin besar.

“Saya yakin para pelatih dapat membimbing anak didiknya masing-masing sehingga nantinya dapat melahirkan atlet-atlet yang bagus dan mampu membawa nama baik Pamekasan,” tandasnya. (*/red)

Penulis: RedaksiEditor: Agus Prasetyo
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilindungi Hak Cipta