IMG-20260209-WA0001
IMG-20260209-WA0015
IMG-20260218-WA0002
1771476803488
IMG-20260219-WA0009
IMG-20260219-WA0008
previous arrow
next arrow

Bupati Lumajang Tetapkan Tanggap Darurat 7 Hari Akibat Gunung Semeru Meletus

  • Bagikan
banner 468x60

LUMAJANG | TAGAR INDONESIA.COM – Terjadinya Semeru meletus, membuat Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menetapkan status tanggap darurat bencana selama tujuh hari.

Kondisi ini menyusul luncuran awan panas Gunung Semeru yang terjadi pada Rabu (19/11/2025) petang hingga 8 kilometer lebih.

Kebijakan masa tanggap darurat selama tujuh hari disampaikan secara langsung melalui surat keputusan yang ditandatangani Bupati Lumajang Indah Amperawati pada Kamis (20/11/2025).

Selama masa tanggap darurat, Pemkab Lumajang memfokuskan upaya penyelamatan dan pengamanan warga yang berada di zona merah.

Bupati Lumajang yang akrab dipanggil Bunda Indah memastikan masyarakat telah diarahkan menuju area aman untuk menghindari risiko erupsi susulan Gunung Semeru.

“Ya, saya sudah menandatangani per malam ini SK perpanjangan tanggap darurat selama sepekan,” ujarnya dalam siaran persnya kepada jurnalis.

Baca Juga:  Jabung Gempar, Penemuan Mayat Perempuan Tanpa Busana Mengapung di Sungai

Indah mengungkapkan imbauan khusus sudah diberikan kepada warga Dusun Sumberwuluh, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro untuk tidak meninggalkan wilayah yang sudah ditetapkan sebagai lokasi aman.

Di Dusun Sumberlangsep, tercatat sebanyak 137 kepala keluarga yang langsung merespons instruksi pengungsian. Kebanyakan mereka mengamankan diri ke rumah keluarganya.
“Begitu sudah diimbau untuk mengungsi, mereka segera mengungsi. Sebagian besar ke rumah keluarganya,” beber Indah.

Indah mengatakan pemkab terus melakukan komunikasi dengan perangkat desa agar warga tetap berada di titik perlindungan yang sudah ditentukan.

“Saya telepon sejak sore tadi supaya masyarakatnya tidak boleh keluar dari Dusun Sumberlangsep. Biar mereka tetap aman di situ dan ada tempat yang sudah kita siapkan aman di Dusun Sumberlangsep,” katanya.

Baca Juga:  Bahas Pergantian Logo Jokowi, PROJO Jawa Timur Gelar Konsolidasi Besar di Jombang Pasca Kongres III

Seperti diketahui, status Gunung Semeru dinaikkan dari level III siaga menjadi level IV awas. Peningkatan status tersebut buntut dari erupsi disertai luncuran awan panas yang mencapai radius 8 kilometer lebih.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang, Isnugroho membenarkan kenaikan status Gunung Semeru tersebut.

“Benar, naik awas,” katanya singkat.

Saat ini, Petugas BPBD Lumajang hingga malam ini terus melakukan evakuasi warga ke titik aman.

Sementara itu, erupsi Semeru dilaporkan masih berlangsung dengan intensitas tinggi. (Red/gus)

 

 

.

 

 

 

 

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilindungi Hak Cipta