IMG-20260209-WA0001
IMG-20260209-WA0015
IMG-20260218-WA0002
1771476803488
IMG-20260219-WA0009
IMG-20260219-WA0008
previous arrow
next arrow

Haul Akbar Al Imamain 2025, Cegah Kemacetan Pengendara Diminta Hindari Alun-Alun Merdeka

  • Bagikan
banner 468x60

MALANG | TAGAR INDONESIA.COM – Bagi anda yang akan bepergian ke Malang, alangkah baiknya menghindari kawasan alun-alun Merdeka.

Sebab di kawasan Alun Alun Merdeka akan dijadikan sebagai kawasan yang ditutup lantaran ada gelaran Haul Akbar Al Imamain 2025 yang digelar Ponpes Darul Hadits Al-Faqihiyyah di Jalan Aries Munandar.

Bahkan ada tiga ruas jalan bakal ditutup oleh Dishub Kota Malang selama dua hari pada Minggu (15/12/2025) dan Senin (16/12/2025).

Penutupan dilakukan untuk mendukung pelaksanaan Haul Akbar Imamain 2025.

Adapun tiga ruas yang ditutup adalah Jalan Aries Munandar, Jalan Mgr Sugiyopranoto, dan Jalan Zainul Arifin.

Kepadatan jamaah diperkirakan meluas hingga Jalan Merdeka atau kawasan Alun-alun Merdeka. Karena setiap tahunnya ribuan jamaah dipastikan hadir dari luar kota.

Baca Juga:  GP Ansor dan Polresta Malang Kota Dukung Pemkot Malang Tutup Hiburan Malam Selama Ramadhan

Informasi dari panitia, rangkaian acara dimulai Sabtu dengan ziarah bersama di TPU Kasin Malang pada pukul 15.00 WIB.

Kemudian malam harinya dilanjutkan dengan Khotmil Quran dan pembacaan kata-kata mutiara Al-Imamain pukul 18.00 WIB.

Sedangkan untuk acara puncak berlangsung Minggu dimulai pukul 04.30 WIB.

Dengan pembacaan Maulid Nabi Muhammad SAW, kemudian Haul Akbar pada pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Widjaja Saleh Putra mengatakan pihaknya akan melakukan rekayasa lalu lintas mengingat besarnya jumlah jamaah.

Pola pengaturan hampir serupa dengan tahun-tahun sebelumnya.

”Banyaknya jamaah dari dalam dan luar kota, maka rekayasa lalin harus kami untuk menjaga kelancaran,” ujar pria yang akrab dipanggil Jaya.

Baca Juga:  Sikap Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) atas Agreement on Reciprocal Trade Indonesia dengan AS

Adapun rekayasa adalah Jalan Majapahit. Pengendara dari arah tersebut tidak dapat langsung belok kiri menuju Ramayana karena jalan ditutup.

Arus dialihkan melalui Jalan Basuki Rahmat (kayutangan heritage)

Demikian juga dengan penutupan juga dilakukan di Jalan Zainul Arifin. Tepatnya di depan Hotel Aliante.

Pengendara dari arah Pasar Besar tidak bisa belok kiri menuju Ramayana maupun Alun-Alun Merdeka.

Guna menjaga arus lalu lintas, Dishub mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan Alun-alun Merdeka.
“Jika tak mendesak, hindari masuk alun alun Merdeka,” pungkas Jaya. (Red/gus)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilindungi Hak Cipta