IMG-20260209-WA0001
IMG-20260209-WA0015
IMG-20260218-WA0002
1771476803488
IMG-20260219-WA0009
IMG-20260219-WA0008
previous arrow
next arrow

Ketua Lakpesdam NU, Dr Sutomo : Momentum HSN 2025, Santri Harus Jadi Penjaga Moral Bangsa dan Penggerak Kemajuan Peradaban

  • Bagikan
banner 468x60

MALANG | TAGAR INDONESIA.COM — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2025, Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) Kabupaten Malang menyampaikan ucapan selamat dan doa terbaik bagi seluruh santri di Indonesia yang terus berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Ketua Lakpesdam NU Kabupaten Malang, Dr. Sutomo yang juga merupakan Dosen Pascasarjana Universitas Raden Rahmat (UNIRA) Kepanjen, menegaskan Hari Santri adalah momentum penting untuk meneguhkan kembali peran santri sebagai penjaga moral bangsa dan penggerak kemajuan peradaban.

“Santri memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Di era globalisasi ini, santri tidak hanya dituntut menguasai ilmu agama, tetapi juga harus adaptif terhadap perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan,” ujar Dr. Sutomo, Senin (20/10/2025).

Baca Juga:  "Pecah Bintang" Yade Setiawan Ujung Alumni Akpol 2000 Resmi Naik Pangkat Jadi Brigadir Jendral

Tahun ini, Hari Santri Nasional 2025 mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”, yang mengandung makna bahwa santri masa kini harus berperan aktif dalam menjaga kemerdekaan bangsa sekaligus berkontribusi dalam membangun peradaban dunia yang berkeadilan dan berkeadaban.

Lebih lanjut, Dr. Sutomo menyampaikan bahwa Lakpesdam NU Kabupaten Malang terus berkomitmen dalam meningkatkan kapasitas intelektual dan sosial para santri serta kader muda Nahdlatul Ulama melalui berbagai kegiatan pelatihan, penelitian, dan pemberdayaan masyarakat.

“Lakpesdam NU hadir untuk memperkuat SDM santri agar mampu bersaing secara global tanpa kehilangan identitas keislaman dan keindonesiaannya. Semangat jihad ilmu dan jihad sosial harus terus digelorakan,” tambahnya.

Ia juga mengajak seluruh santri untuk terus menjaga semangat perjuangan para ulama dan kiai pendahulu yang telah meletakkan dasar keislaman yang moderat dan cinta tanah air.

Baca Juga:  Tokoh Inspiratif Dr. KH. Avin Nadhir, Pengasuh Pondok Pesantren sekaligus "SANTRI YANG MENDUNIA"

“Santri hari ini harus menjadi pelopor dalam membangun peradaban bangsa—berakhlak, berilmu, dan berkontribusi nyata untuk Indonesia dan dunia,” tutupnya.

Dengan semangat Hari Santri Nasional 2025, Lakpesdam NU Kabupaten Malang berharap seluruh santri dapat terus berkiprah dalam mengawal Indonesia menuju masa depan yang berperadaban, maju, dan bermartabat.(Ghufron/Gus)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilindungi Hak Cipta