IMG-20260209-WA0001
IMG-20260209-WA0015
IMG-20260218-WA0002
1771476803488
IMG-20260219-WA0009
IMG-20260219-WA0008
previous arrow
next arrow

Ultah ke 64 Tahun, Tokoh Malang Raya Menilai Rendra Kresna Sebagai Guru Politik

  • Bagikan
banner 468x60

MALANG | TAGAR INDONESIA.COM – Mantan Bupati Malang H. Rendra Kresna merayakan ulang tahun ke-64 di warung Tani, Dau Kabupaten Malang Kamis (2/4/2026).

Meski dikemas sederhana dengan kegiatan Klangenan Halalbihalal, menjadi ruang silaturahmi hangat lintas tokoh Malang Raya.

Hadir dalam kesempatan itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin, mantan Wali Kota Malang H. M.Anton, Mantan Ketua DPRD Kota Malang Sri Rahayu dan Arief Wicaksono, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Malang Amarta Faza, Ketua Komisi C DPRD Kota Malang M. Anas Muttaqin, Dirut Perumda Tugu Tirta Priyo “Bogank” Sudibyo, Dirut Jasa Yasa Joni, Ketua PP Kota Malang Ripkianto, mantan Sekda Kabupaten Malang Didik Budi Mulyono serta sejumlah pimpinan media.

Baca Juga:  Konsisten Lewat Perjuangan Aksi Sosial Kemanusiaan, Ketua PP Kota Malang Ripkianto di Anugerahi SMSI Award Tokoh Muda Inspiratif

Di kesempatan itu, Wahyu Hidayat mengakui bahwa sosok Rendra Kresna memiliki peran penting dalam perjalanan kariernya.

Pengalaman yang didapatkannya dari sosok Rendra Kresna menjadi bekal berharga dalam menjalankan tanggung jawab dalam memimpin Kota Malang.

“Beliau banyak memberikan masukan dan motivasi. Pengalaman beliau menjadi referensi penting dalam menjalankan tugas pemerintahan,” ucap Wahyu dalam sambutannya.

Wahyu mengatakan kehadiran berbagai tokoh dalam satu forum nonformal menunjukkan bahwa komunikasi lintas sektor tetap terjaga dengan baik.

“Pertemuan seperti ini menjadi ruang memperkuat hubungan personal yang pada akhirnya berdampak positif bagi pembangunan daerah,” imbuh politisi Gerindra ini.

Sementara itu, Abah Anton juga mengatakan pentingnya menjaga hubungan persahabatan meskipun dinamika politik kerap menghadirkan perbedaan pandangan.

Baca Juga:  Gelaran RMA 2025, Sam Tito Raih Penghargaan “The Defender of Law, Culture and Anti-Drug Excellence Award” 

“Kebersamaan hal utama dan harus tetap dijaga. Perbedaan adalah hal biasa, namun silaturahmi tidak boleh terputus,” kata mantan walikota Malang ini.

Dalam kesempatan itu, Anton juga bernostalgia dengan segala kenangan dan perjalanan bersama dengan Rendra Kresna dan Sri Rahayu lebih dari satu dekade lalu.

Sehingga dalam pertemuan tersebut juga menjadi ajang temu kangen bagi sejumlah tokoh yang sudah lama tidak berjumpa.

Hal ini menjadikan suasana sangat santai penuh canda tawa.

Rendra Kresna mengungkapkan terima kasih atas perhatian dan doa yang diberikan para sahabat, kolega, serta tamu undangan yang berkenan hadir dalam perayaan ultah ke 64 tahun.

“Ini menjadi bukti bahwa nilai kebersamaan tetap terjaga dengan baik. Dan semoga kedepan lebih baik lagi,” ujar RK. (Red/gus)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilindungi Hak Cipta