IMG-20260209-WA0001
IMG-20260209-WA0015
IMG-20260218-WA0002
1771476803488
IMG-20260219-WA0009
IMG-20260219-WA0008
previous arrow
next arrow

Sekjend PDIP Hasto Kristiyanto Minta KPK Periksa Jokowi, Begini Tanggapan Jubir KPK

  • Bagikan
banner 468x60

TAGAR INDONESIA.COM – Jubir KPK Tessa Mahardika Sugiarto menanggapi ucapan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memeriksa keluarga Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah dirinya ditahan.

Tessa Mahardhika Sugiarto mengatakan siapa pun yang memiliki informasi terkait dugaan korupsi dipersilakan untuk melapor ke KPK dengan menyertakan bukti pendukung.

Ini juga berlaku kepada Hasto yang apabila ingin melaporkan Jokowi tentu dengan membawa bukti-bukti pendukung.

“Dipersilakan kepada siapa pun yang mengetahui adanya informasi dugaan korupsi untuk melapor dengan membawa bukti pendukungnya. Selanjutnya akan diproses verifikasi dan telaah sesuai aturan yang berlaku,” ucap Tessa dalam keterangannya, Jumat (22/2/2025)

Baca Juga:  Kasus Investasi Fiktif PT Taspen 1 Triliun Jalani Sidang Perdana

Seperti diketahui, KPK akhirnya menahan Sekjend PDIP Hasto Kritiyanto.

Hasto ditahan terkait dugaan kasus suap terhadap komisioner KPU terkait pergantian antar waktu Harun Masiku sebagai anggota DPR RI.

Hasto sebelum masuk dibawa ke mobil tahanan, sekjend PDIP itu menyampaikan harapannya agar KPK tidak tebang pilih dalam menegakkan hukum.

Termasuk dengan memeriksa keluarga Presiden Ketujuh Joko Widodo (Jokowi).

“Semoga ini menjadi momentum bagi KPK untuk menegakkan hukum tanpa kecuali, termasuk memeriksa keluarga Pak Jokowi. Terima kasih. Merdeka,” kata Hasto di Gedung KPK dengan nada lantang, Jakarta, Kamis (20/2/2025).

Hasto menegaskan dirinya sangat siap menghadapi konsekuensi hukum yang ada. Sebagai kader PDIP, dirinya juga akan tetap tegak dalam menghadapi kasus yang menjeratnya.

Baca Juga:  Rugikan Negara 2 Miliar, Kejari Kota Malang Tetapkan Tersangka Korupsi Pemanfaatan Aset Pemkot Malang

“Saya dengan kepala tegak siap menerima konsekuensi apa pun bagi Indonesia Raya kita, karena Indonesia dibangun dengan pengorbanan jiwa dan raga. Kita adalah negeri pejuang,” pungkas Hasto. (Galih)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilindungi Hak Cipta