
MALANG | TAGAR INDONESIA.COM – Keberadaan Kawasan Ekonomi Kreatif (KEK) Singhaari yang ditetapkan sebagai kawasan pembangunan berbasis digital menjadi perhatian Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).
Bahkan komisi VII DPR RI langsung melakukan kunjungan kerja spesifik ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari, di Desa Purwoasri Kecamatan Singosari kabupaten Malang Jawa Timur.
Kunjungan kerja komisi yang membidangi salah satunya dengan lingkup tugas di bidang ekonomi kreatif tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati D Djojohadikusumo di dampingi langsung Bupati Malang HM Sanusi.
“Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) singhasari ini sebenarnya sudah menciptakan ekosistem yang sangat luar biasa dengan nilai nilai dari 800 tahun lalu sejak kerajaan singosari itu berdiri. bagaimana kita tetap mengangkat budaya kekayaan heritage peninggalan sejarah dan budaya dari leluhur kita,” ujar Rahayu Saraswati kepada awak media disela-sela kunjungan ke KEK Singhasari.
Rahayu Saraswati mengatakan pihaknya merasa bangga dengan kekayaan ragam budaya tanpa meninggalkannya di masa kini. Khususnya di Malang, Jawa Timur.
“Disini tentunya ada sekolah-sekolah yang bisa mempersiapkan sdm yang lebih majemuk untuk masa depan dan presiden Prabowo tentunya sangat menekankan pentingnya persiapan anak anak muda Indonesia menuju Indonesia emas 2045,” tutur politisi Gerindra ini.

“Dengan kehadiran King’s College London, salah satu universitas terkemuka dari inggris yang menghadirkan pelajaran digital. Disini juga ada sekolah animasi untuk sma yang memang berdasarkan kreatif ekonomi ini sangat luar biasa, tentunya perlu ada dukungan yang lebih besar lagi,” imbuhnya.
Sementara itu Bupati Malang Sanusi menambahkan KEK Singhasari tidak hanya jadi lokomotif ekonomi daerah.
Akan tetapi juga menjadi wadah kolaborasi strategis antara pemerintah, perguruan tinggi dan swasta.
“Kami akan terus berupaya mengembangkan berbagai pusat keunggulan KEK dari community Tourism ,teaching hotel dengan UB hingga kolaborasi pendidikan internasional dengan King’s College London,” pungkas politisi PDIP ini. (gus)














