IMG-20260209-WA0001
IMG-20260209-WA0015
IMG-20260218-WA0002
1771476803488
IMG-20260219-WA0009
IMG-20260219-WA0008
previous arrow
next arrow

Seringnya Pipa Bocor Terkena Benturan Alat Berat Proyek Drainase Bikin Gangguan Layanan Tugu Tirta

  • Bagikan
banner 468x60

MALANG | TAGAR INDONESIA.COM – Sejumlah pembangunan proyek fisik drainase di Kota Malang membuat kinerja Perumda Tugu Tirta harus ekstra.

Betapa tidak, dampak dari pembangunan drainase itu membuat sejumlah pipa milik Perumda Tugu Tirta seringkali bocor lantaran terkena bego atau terkena alat berat yang dipergunakan untuk menggali pemasangan uditch.

Aktivitas alat berat proyek tersebut kerap bersinggungan dengan jaringan pipa distribusi milik Tugu Tirta.

Hampir setiap hari, tim lapangan menemukan adanya kontak alat berat dengan pipa aktif yang mengakibatkan pipa bocor.

Salah satunya yang paling merepotkan petugas Tugu Tirta adalah proyek drainase milik SDA Bina Marga Propinsi Jawa Timur di kawasan ruas jalan poros Soekarno Hatta, Lowokwaru, Kota Malang. Sebab proyek ini terbilang proyek mercusuar di Kota Malang karena nilainya dikabarkan 32 Miliar.

Sedangkan pengerjaan lain di sejumlah titik adalah proyek perbaikan dari Pemerintah Kota Malang, diantaranya di Jalan Cengger Ayam Dalam, IR Rais, Cucak Rowo, Kolonel Sugiono, Kalpataru, Garbis, Janti Barat, Mawar, Bungur, Renang, Satsui Tubun, S.Supriadi, LA Sucipto, Sumpil gang 3, KH Rowi, Ksatria Barat, Ali Nasrudin, Akordion, Kemantren gang 1, Pisang Agung, Gadang gang 19, Jembatan Mayjend Sungkono dan Ki Ageng Gribig.

Baca Juga:  ProDesa Soroti Aset Bengkok 12 Kelurahan di Kabupaten Malang, Dampit Saja Hilang Potensi PAD 8 Miliar

Dampaknya pelayanan suplai air bersih ke pelanggan Perumda Tugu Tirta kerapkali mati dalam 1-2 hari lantaran harus ada perbaikan.

Bahkan, Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang menyampaikan permohonan maaf atas gangguan aliran air yang dirasakan sebagian pelanggan dalam beberapa hari terakhir.

Tak hanya itu, kondisi ini juga mengakibatkan Tugu Tirta harus melakukan perbaikan berulang-ulang, sehingga menambah beban teknis dan biaya operasional.

Meski demikian, Tugu Tirta tak tinggal diam. Tim teknis terus melakukan percepatan penanganan kebocoran di lapangan.

Koordinasi intensif juga dilakukan bersama pihak pelaksana proyek drainase agar lebih berhati-hati dalam bekerja, terutama di area yang berdekatan dengan jalur pipa air.

Baca Juga:  Dirut Perumda Tugu Tirta Blacklist 4 CV Nakal, Upaya Memperbaiki Kinerja Manajemen

“Setiap malam kami menurunkan petugas untuk mengawal jalannya pekerjaan proyek, agar tidak kembali terjadi kontak alat berat dengan jaringan pipa. Kami juga menyiagakan tim 24 jam untuk mempercepat proses normalisasi aliran air di titik-titik terdampak,” ujar Direktur Utama Perumda Tugu Tirta, Priyo Sudibyo, SE, S.Sos, MM.

Pihaknya menegaskan, seluruh kerusakan yang terjadi merupakan akibat dari aktivitas pelaksana proyek drainase. Karena itu, Tugu Tirta telah meminta agar pihak terkait bertanggungjawab penuh dan menerapkan pengamanan yang lebih baik demi menghindari kejadian serupa.

“Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Kami mohon maaf sebesar-besarnya atas kondisi ini, dan kami terus berupaya semaksimal mungkin agar pelayanan bisa kembali normal secepatnya,” tutur pria ramah ini.

 

Sebagai langkah bersama, Tugu Tirta juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi kegiatan proyek di sekitar tempat tinggal masing-masing.

Baca Juga:  Siapkan Generasi Unggul dan Berkarakter, Presiden Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara

Jika pelanggan mendapati adanya indikasi gangguan aliran air, kebocoran, atau pekerjaan proyek yang berpotensi menyentuh jaringan pipa, dapat segera melapor melalui Hotline 0341-715103, WhatsApp 081130763119 dan juga Website www.perumdatugutirta.co.id.

Informasi potensi gangguan dan perkembangan perbaikan akan terus diupdate melalui seluruh kanal serta kanal sosial media resmi Tugu Tirta, diwartakan melalui radio, serta disampaikan ke perwakilan pelanggan di area terdampak.

Sebagai langkah antisipasi, pelanggan di area terdampak dapat memanfaatkan layanan air tangki gratis dengan menghubungi nomor 08113550800.

Setiap laporan pelanggan akan diprioritaskan untuk ditindaklanjuti oleh tim lapangan.

Dalam hal ini, Priyo kembali menegaskan komitmen Tugu Tirta untuk bertindak cepat, berkoordinasi intensif dan memastikan pelayanan air minum segera pulih seperti sediakala.

“Terima kasih atas pengertian dan kesabaran pelanggan yang terus mendukung upaya pemulihan ini,” tandasnya. (Red/gus)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilindungi Hak Cipta