IMG-20260209-WA0001
IMG-20260209-WA0015
IMG-20260218-WA0002
1771476803488
IMG-20260219-WA0009
IMG-20260219-WA0008
previous arrow
next arrow

Tak Perlu Mutar Lagi, Warga RW 05 Pandanwangi Bangun Jembatan Darurat dari Bambu dan Bisa Dilalui Sepeda Motor

  • Bagikan
banner 468x60

MALANG | TAGAR INDONESIA.COM – Warga RW 05 Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang menunjukkan semangat gotong royong dengan membangun jembatan darurat dari bambu secara swadaya.

Kini, jembatan yang berada di Kelurahan Pandanwangi itu sudah bisa dilalui sepeda motor. Minggu, (26/10/2025) sore.

Pembangunan jembatan ini merupakan inisiatif warga setelah menunggu cukup lama perbaikan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.

Sebelumnya, jembatan sonokembang tersebut rusak usai diterjang air bah sekitar dua pekan lalu dan belum diperbaiki, sehingga belum bisa digunakan untuk aktivitas warga.

Dengan ukuran lebar sekitar satu meter, jembatan darurat dari bambu itu memang tidak memungkinkan kendaraan melintas bersamaan.

Sehingga pengendara harus bergantian saat menyeberang.

Baca Juga:  Menang Tipis 1-0 atas Genoa, Antarkan Inter Milan ke Capolista Liga Serie A Italia

Meski demikian, warga menilai keberadaan jembatan sementara ini sangat membantu karena mempersingkat jarak tempuh dibanding harus memutar jauh.

Jembatan darurat tersebut menarik perhatian masyarakat setelah sejumlah warga mengunggah proses pembuatannya di media sosial.

Salah satunya akun TikTok @aanfauzy_, yang membagikan video kondisi jembatan bambu hasil kerja bakti warga tersebut.

Dalam video itu, secara singkat dijelaskan kepada nitizen bahwa jembatan telah bisa dilewati dan agar penggunaan jembatan tetap aman dan tertib, warga RW 05 secara bergiliran akan berjaga untuk mengatur arus kendaraan.

“Dan dijaga oleh warga RW 05,” sebutnya.

Perlu diketahui, Pemkot Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) sebelumnya telah berencana membangun jembatan Bailey sebagai pengganti permanen.

Baca Juga:  PuSDek Dukung Kejaksaan Usut Dugaan Penyelewengan Dana Hibah Dispora Kabupaten Malang, Minta Penyidik Kejaksaan Jangan Masuk Angin

Namun, sambil menunggu realisasi proyek tersebut, warga memutuskan membangun jembatan darurat agar akses lebih mudah. (Ayub/gus)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilindungi Hak Cipta