IMG-20260209-WA0001
IMG-20260209-WA0015
IMG-20260218-WA0002
1771476803488
IMG-20260219-WA0009
IMG-20260219-WA0008
previous arrow
next arrow

Mensos Gus Ipul Salurkan Bantuan Kepada Korban Meninggal Longsor Jalur Wisata Cangar-Pacet

  • Bagikan
banner 468x60

TAGAR INDONESIA.COM – Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf menyalurkan bantuan senilai Rp150 juta.

Bantuan itu untuk sepuluh keluarga korban tanah longsor yang terjadi di jalur alternatif wisata Cangar Batu – Pacet Mojokerto beberapa waktu lalu.

Bantuan diserahkan langsung oleh Menteri Sosial, Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul, didampingi oleh Bupati Mojokerto, Minggu (6/4/2025).

Setiap ahli waris korban mendapatkan santunan sebesar Rp15 juta, adapun penyalurannya di dua lokasi terpisah, yakni Dusun Urung-Urung, Desa Jatijejer, Kecamatan Trawas, Mojokerto, yang mengalami 3 korban dan Dusun Kepuhse, Desa Kepuhse, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, yang mengalami 7 korban.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul menyampaikan rasa bela sungkawa yang mendalam kepada keluarga korban sambil menyerahkan bantuan tersebut.

Baca Juga:  Pensiun dari Kajati Jatim, Mia Amiati Didapuk Jadi Komisaris Independen Bank Mandiri

“Kami hadir untuk memberikan dukungan dan menyampaikan salam dari Presiden Republik Indonesia. Ini adalah bagian dari program Kemensos yang memberikan santunan kepada keluarga yang ditinggalkan, baik yang mengalami luka berat, maupun yang meninggal dunia akibat bencana alam,” ujar Gus Ipul.

Santunan yang diberikan berpedoman pada indeks Kemensos, nominal Rp 15 juta bagi yang wafat, Rp 5 juta bagi korban luka berat dan Rp 3 juta bagi korban luka ringan.

Penyerahan santunan ini, merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meringankan beban keluarga korban dan memberikan dukungan moril.

Selain santunan, kata Gus Ipul, Kemensos juga memberikan bantuan bahan pokok untuk keluarga yang sedang melaksanakan selamatan tujuh hari setelah kejadian bencana.

Baca Juga:  MenkoPolkam RI Gandeng KPK Cegah Terjadinya Korupsi, Bentuk Desk Baru Penanganan TPPO dan Penanganan Kebakaran Hutan

“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban mereka, dan semoga keluarga korban diberikan kekuatan oleh Allah SWT,” ucap mantan Wakil Gubernur Jatim ini.

Kemensos tidak hanya hadir melalui penyaluran bantuan langsung, tetapi juga bekerja sama dengan berbagai pihak terkait.

Termasuk, Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Mojokerto-Batu yang telah membantu proses evakuasi korban bersama tim SAR dan relawan.

Gus Ipul berharap insiden ini menjadi pelajaran untuk semua agar lebih waspada terhadap potensi bencana alam masa depan.

Selain itu, Tagana Kabupaten Mojokerto juga telah mendirikan dapur umum untuk memberikan bantuan permakanan kepada para relawan dan keluarga korban dengan kapasitas memasak 500 porsi.

Dapur umum tersebut tetap disiagakan untuk mendukung proses evakuasi dan penanganan pasca-bencana.

Baca Juga:  Sri Untari : Peringatan Hari Buruh Harus jadi Momentum Komitmen dalam Mewujudkan Keadilan Sosial

“Pemerintah akan terus memberikan dukungan hingga penanganan bencana ini selesai. Proses evakuasi dan penanganan longsor akan terus dipantau, dan keputusan tentang tuntas atau tidaknya evakuasi akan ditentukan oleh Bupati Mojokerto setelah mendengar masukan dari semua pihak terkait,” pungkas Gus Ipul.

Penyerahan bantuan ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintah untuk hadir dalam meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana, serta upaya bersama dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam dimasa mendatang. (Doni)

Penulis: Doni KurniawanEditor: Agus prasetyo
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilindungi Hak Cipta