IMG-20260209-WA0001
IMG-20260209-WA0015
IMG-20260218-WA0002
1771476803488
IMG-20260219-WA0009
IMG-20260219-WA0008
previous arrow
next arrow

Raih Penghargaan Science Education Award dari ITSF, Mendikdasmen RI Serahkan Langsung ke Guru MAN 2 Kota Malang Tsaniyah Nur Kholifah

  • Bagikan
banner 468x60

TAGAR INDONESIA.COM – Prestasi membanggakan diraih salah satu guru MAN 2 Kota Malang, Tsaniyah Nur Kholifah.

Tsaniyah meraih Science Education Award dari Indonesia Toray Science Foundation (ITSF) dalam ajang penghargaan tahunan yang diberikan kepada insan pendidikan di Indonesia, Selasa (31 Januari 2025).

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, dalam sebuah acara yang digelar di Jakarta pada Kamis (30/1/2025).

Dalam sambutannya, Menteri Abdul Mu’ti menegaskan pentingnya inovasi dalam pembelajaran, terutama dalam bidang Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM) sebagai pilar utama sistem pendidikan di Indonesia.

“STEM bukan hanya sekadar kurikulum, namun juga tentang bagaimana membina guru untuk terus berinovasi dalam proses pembelajaran. Semakin inovatif dan adaptif guru kita, semakin kuat pula lingkungan belajar kita,” ujar Menteri Mu’ti.

Baca Juga:  Cetak Enterpeneur, Siswa SMPN 4 Satap Ampelgading Asah Lewat Prakarya Dan Pelatihan Wirausaha Sejak Dini

Abdul Mu’ti juga mengapresiasi peran Indonesia Toray Science Foundation (ITSF) sebagai mitra dalam pemajuan pendidikan di Indonesia.

Menurut Mu’ti kontribusi ITSF dalam memberikan penghargaan dan dukungan bagi tenaga pendidik dan peneliti merupakan bagian penting dalam mendorong inovasi dan pengembangan sumber daya manusia.

“ITSF merupakan mitra yang stabil dalam upaya pemajuan sains dan teknologi di Indonesia. Kontribusi ITSF terhadap penelitian, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia mencerminkan visi bersama kami dalam mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua,” ujarnya.

Lebih lanjut, Menteri Mu’ti berharap agar penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi para pendidik di seluruh Indonesia untuk terus melahirkan ide-ide kreatif dan inovatif dalam pembelajaran.

Baca Juga:  Cegah Perundungan, Advokat Hertanto BP Ingatkan "Bullying Bukan Candaan, Tapi Pidana" di Hadapan Siswa SMKN 8

Sementara itu, Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., mengapresiasi dan kebanggaannya atas prestasi yang diraih oleh ibu Tsaniyah Nur Kholifah.

“Ini adalah pencapaian luar biasa yang tidak hanya mengharumkan nama madrasah, tetapi juga membuktikan pendidik di MAN 2 Kota Malang mampu bersaing dan berkontribusi dalam inovasi pembelajaran di tingkat nasional,” tutur mantan Kasek MTSN 1 Kota Malang ini.

Lanjutnya, Keberhasilan Ibu Tsaniyah Nur Kholifah dalam ajang ini menunjukkan dedikasinya dalam mengembangkan metode pembelajaran berbasis sains dan teknologi bagi peserta didik di MAN 2 Kota Malang.

“Alhamdulillah dan terima kasih kami sampaikan kepada Ibu Tsania yang terpilih sebagai salah satu dari sepuluh guru penerima penghargaan Science Education Award, bersama para pendidik inspiratif dari berbagai daerah di Indonesia,” ucap Kamad Bangga.

Baca Juga:  MAN 2 Kota Malang Raih Akreditasi Unggul A

Penghargaan dari ITSF ini menjadi bukti bahwa guru madrasah memiliki peran penting dalam memajukan pendidikan berbasis sains dan teknologi di Indonesia.

“Ke depan, diharapkan semakin banyak inovasi yang lahir dari Guru di madrasah kita untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di tanah air,” pungkas Kamad. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilindungi Hak Cipta