IMG-20260209-WA0001
IMG-20260209-WA0015
previous arrow
next arrow

Misbakhun Terpilih Ketum SOKSI, Tegaskan Loyalitas ke Partai Golkar dan Dukungan Penuh Pemerintahan Prabowo-Gibran

  • Bagikan
Mukhamad Misbakhun Ketum Depinas Soksi 2025-2030
banner 468x60

TAGAR INDONESIA.COM – Mukhamad Misbakhun, Ketua Komisi XI DPR RI dari Partai Golkar, resmi terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Depinas SOKSI) periode 2025–2030 dalam Musyawarah Nasional (Munas) XII SOKSI yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan.

Dalam pidato perdananya, Misbakhun menekankan pentingnya menjaga kesetiaan terhadap Partai Golkar sebagai bagian dari identitas dan sejarah organisasi. Rabu (21/5/2025)

“Jangan ada gerakan tambahan apapun terhadap loyalitas kita kepada Partai Golkar,” tegas Misbakhun di hadapan para kader SOKSI.

Ia menambahkan, “Kita harus menjadi bagian dari Partai Golkar yang solid, kuat, dan dihormati di bawah kepemimpinan Bapak Airlangga Hartarto.”

Baca Juga:  Tingginya Spirit Perjuangan dan Kinerja, Antarkan Anggota DPRD PKB M.Anas Mutaqqin Raih SMSI Award 2025 

Misbakhun menyebut bahwa SOKSI akan menjadi bagian penting dari upaya konsolidasi besar Partai Golkar untuk menghadapi Pemilu 2029.

Dengan raihan 102 kursi di parlemen saat ini, Golkar dinilai memiliki modal kuat untuk memperbesar pengaruh politiknya ke depan.

Lebih jauh, ia juga menegaskan dukungan penuh SOKSI terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Kami akan mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran secara aktif, memberikan kontribusi pemikiran dan partisipasi langsung terhadap program Astagita,” ujarnya.

Dalam pidatonya, Misbakhun juga menyinggung pentingnya hilirisasi sumber daya alam sebagai pilar strategis pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurutnya, program hilirisasi akan menjadi kunci penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

Baca Juga:  Vatikan Berduka, Paus Fransiskus Meninggal Dunia di Usia 88 Tahun

Ia juga menegaskan kembali komitmennya untuk menghidupkan program kaderisasi unggulan SOKSI, yaitu Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Pemuda (P2KP).

“P2KP adalah amanat organisasi yang kuat. Ini adalah sumber calon-calon pemimpin bangsa ke depan,” ucapnya.

Modernisasi organisasi menjadi agenda lain yang diusung Misbakhun. Ia menilai, di era kecerdasan buatan (AI) dan teknologi informasi, SOKSI harus beradaptasi agar tetap relevan.

“Saya ingin memodernisasi organisasi ini tanpa menimbulkan gejolak berlebihan,” ujarnya.

Dalam rangka menjaga keharmonisan organisasi, Misbakhun juga berkomitmen untuk menerapkan prinsip kesetaraan, keadilan, dan keterwakilan. Ia menyebut pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman kader SOKSI dari berbagai latar belakang.

Sebagai bagian dari strategi penguatan, ia juga menyerukan pengaktifan kembali hubungan historis SOKSI dengan unsur buruh, birokrat, akademisi, hingga pengusaha, sebagai bagian dari visi rehistorisasi organisasi.

Baca Juga:  DPC PROJO Kabupaten Malang Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian

Ia menambahkan bahwa kader SOKSI harus siap berkiprah di sektor eksekutif, legislatif, maupun swasta.

Mengakhiri pidatonya, Misbakhun menyerukan semangat kebersamaan melalui yel-yel legendaris, “SOKSI! GOLKAR!” yang diwariskan oleh Ketua Dewan Pembina.

Ia menginstruksikan agar yel-yel tersebut digunakan di setiap kegiatan SOKSI sebagai simbol penyatuan semangat kader di seluruh Indonesia.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilindungi Hak Cipta