IMG-20260209-WA0001
IMG-20260209-WA0015
IMG-20260218-WA0002
1771476803488
IMG-20260219-WA0009
IMG-20260219-WA0008
previous arrow
next arrow

BNI Dukung Festival Mbois X, Perkuat Ekosistem Kreatif Kota Malang

  • Bagikan
Regional CEO BNI Kanwil 18 Malang, Soesetyo Priharjanto dan Ketua OC Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) 2025, Vicky Arief (kiri)
banner 468x60

TAGARINDONESIA – Dukungan dunia perbankan kembali terbukti menjadi pilar penting dalam menggerakkan ekosistem ekonomi kreatif Kota Malang. Dalam perayaan Festival Mbois X tahun 2025, BNI Kantor Wilayah 18 Malang tampil sebagai salah satu mitra strategis yang memperkuat kolaborasi heksahelix, sinergi antara pemerintah, akademisi, komunitas, bisnis, media, dan masyarakat.

Festival tahunan yang dikenal sebagai “Lebaran Ekraf” Malang itu resmi dibuka Kamis pagi (6/11/2025) di Malang Creative Center (MCC). Acara pembukaan turut dihadiri Regional CEO BNI Kanwil 18 Malang, Soesetyo Priharjanto, bersama sejumlah tamu undangan dari berbagai sektor kreatif.

Dalam sambutannya, Soesetyo menegaskan bahwa keterlibatan BNI bukan sekadar partisipasi simbolik, melainkan komitmen nyata dalam mendukung pertumbuhan industri kreatif yang kini menjadi salah satu motor ekonomi nasional.

Baca Juga:  Dari Malang ke Panggung Dunia: Cor Jesu Youth Choir Torehkan Prestasi Internasional

“Kami berterima kasih karena diberi kesempatan menjadi bagian dari Festival Mbois. BNI bangga dapat berkontribusi dalam pengembangan industri kreatif, bukan hanya di level lokal, tapi juga hingga skala internasional,” ujar Soesetyo.

Sebagai salah satu bank Himbara, BNI telah lama berperan aktif dalam penguatan sektor kreatif melalui berbagai program pembiayaan, pendampingan usaha, hingga fasilitasi ekspor produk kreatif ke pasar global. Menurut Soesetyo, dukungan ini sejalan dengan semangat Kota Malang yang baru saja ditetapkan UNESCO sebagai Kota Kreatif Dunia untuk kategori Media Art pada akhir Oktober 2025.

“Pengakuan UNESCO menjadi motivasi tambahan bagi kami untuk terus terlibat aktif. Kehadiran BNI di Festival Mbois adalah bentuk dukungan terhadap penguatan Malang sebagai kota kreatif dunia,” tambahnya.

Baca Juga:  Toko Kelontong Madura Samping Mie Gacoan Longsor, Satu Penjaga Tewas Terseret Arus Sungai

Sementara itu, Ketua OC Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) 2025, Vicky Arief, menilai keterlibatan BNI dan berbagai lembaga keuangan lainnya merupakan wujud nyata dari kolaborasi heksahelix yang menjadi kekuatan utama ICCF dan Festival Mbois X.

“Kolaborasi yang terjalin sudah berada pada level heksahelix. Pemerintah, akademisi, komunitas, media, dan sektor swasta seperti BNI sama-sama hadir dan aktif berkontribusi,” ujar Vicky.

Ia berharap penyelenggaraan Festival Mbois X tak hanya menjadi ajang pamer karya, tetapi juga memberi dampak ekonomi langsung bagi pelaku kreatif lokal.

“Kalau di banyak tempat orang berwisata untuk konsumsi, di Festival Mbois orang datang untuk berproduksi. Ini wisata yang produktif,” kata Vicky menekankan.

Baca Juga:  Gandeng IKA Uniga, PAC PP Blimbing Santuni Anak Yatim di Kampung Budaya Polowijen

Vicky juga menyoroti peran Malang Creative Center (MCC) sebagai contoh nyata dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan talenta muda. Melalui MCC, berbagai kegiatan edukatif dan kolaboratif terus digelar untuk mencetak generasi kreatif baru.

“Kita ingin kolaborasi ini terus berlanjut dan memberikan hasil yang nyata. Apalagi dengan status Malang sebagai Kota Kreatif Dunia dari UNESCO, semoga dampaknya bisa segera dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

Festival Mbois X tahun ini menegaskan satu hal: kolaborasi lintas sektor adalah kunci. Dengan dukungan dunia perbankan seperti BNI, Malang tak hanya merayakan kreativitas, tetapi sedang menulis babak baru dalam sejarah ekonomi kreatif Indonesia.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilindungi Hak Cipta