Harpelnas 2026: BRI Malang Sutoyo Turun Langsung Dengarkan Cerita Nasabah

  • Bagikan
banner 468x60

tagarindonesia.com — Peringatan Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026 di BRI Malang Sutoyo berlangsung penuh senyum dan sapaan hangat. Mengusung tema Think Customer, BRI menegaskan posisi nasabah sebagai fokus utama transformasi bisnis dan layanan. Alih-alih sekadar acara seremonial, Harpelnas tahun ini dimanfaatkan jajaran manajemen BRI untuk turun langsung menyapa, berbincang, dan mendengarkan cerita serta kebutuhan nasabah.

Manajemen Turun ke Banking Hall

Branch Office Head BRI Malang Sutoyo hadir menyapa nasabah secara langsung di Banking Hall BRI pada Jumat (4/9/2026). Para nasabah menyambut hangat kehadiran jajaran manajemen tersebut. Tidak hanya sapaan dan ucapan terima kasih yang diberikan, manajemen BRI turut menyerahkan gift kepada nasabah sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan dan loyalitas yang telah diberikan kepada BRI.

Branch Office Head BRI Malang Sutoyo Agung Waluyo menyampaikan bahwa Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum bagi BRI untuk kembali mengingat bahwa di balik setiap transaksi perbankan terdapat hubungan dan kepercayaan yang dibangun bersama nasabah.

Baca Juga:  Salurkan TJSL Rp400 Juta, BRI Malang Kawi Dukung Renovasi Gereja dan Pura

“Hari Pelanggan Nasional bagi kami bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momen untuk hadir lebih dekat dengan nasabah. Kami ingin menyapa langsung, berbincang, mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan maupun masukan nasabah, sekaligus menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada BRI,” ujar pria yang akrab disapa Agung tersebut.

Agung menilai interaksi langsung dengan nasabah memberikan pengalaman berbeda bagi jajaran manajemen, sebab mereka dapat melihat dan merasakan langsung bagaimana nasabah memperoleh layanan di kantor BRI.

“Ketika kita bertemu langsung dengan nasabah, kita bisa mendengar cerita mereka, memahami kebutuhannya, dan mendapatkan masukan yang sangat berarti. Hal-hal sederhana seperti sapaan, perhatian, dan mendengarkan nasabah menjadi bagian penting dari upaya kami memberikan pelayanan yang lebih baik,” tambahnya.

Baca Juga:  Perkuat Sinergi, BRI Malang Soekarno Hatta Dorong Agen LPG dan SPBU Manfaatkan Layanan Perbankan

Kualitas dan kedekatan layanan BRI turut dirasakan Joko, nasabah BRI Malang Sutoyo yang telah menjadi nasabah BRI sejak tahun 2013. Menurut Joko, layanan BRI memudahkan aktivitas usahanya, khususnya lewat respons layanan yang cepat.

“Saya sudah menjadi nasabah BRI sejak tahun 2013, selama menjadi nasabah, layanan yang diberikan BRI sangat cepat. Bagi saya, hal ini sangat membantu dan memperlancar usaha yang saya jalankan,” ujar Joko.

Ia menilai kecepatan merespons kebutuhan nasabah menjadi salah satu hal penting dalam menjalankan aktivitas bisnis yang memerlukan layanan perbankan secara efektif dan efisien. Bagi BRI Malang Sutoyo, cerita para nasabah itu menjadi pengingat bahwa kepercayaan yang dibangun selama bertahun-tahun merupakan bagian penting dari perjalanan BRI dalam melayani masyarakat.

Baca Juga:  KB Al Naba Kota Malang Terima Bantuan TJSL BRI Lebih dari Rp92 Juta

Agung Waluyo menambahkan, kedekatan dengan nasabah akan terus dibangun, bukan hanya pada momentum Hari Pelanggan Nasional, melainkan menjadi bagian dari keseharian insan BRI dalam memberikan pelayanan.

“Kami berharap setiap nasabah yang datang ke BRI dapat merasakan bahwa mereka bukan sekadar pengguna layanan, tetapi merupakan bagian dari keluarga besar BRI. Karena itu, kami akan terus berupaya memberikan layanan yang mudah, cepat, aman, dan yang paling penting, dilakukan dengan hati,” ungkap Agung.

Lewat semangat Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Malang Sutoyo berkomitmen terus menempatkan nasabah sebagai bagian penting dalam setiap langkah transformasi dan peningkatan kualitas layanan. Kehadiran manajemen langsung di tengah nasabah menjadi pengingat bahwa hubungan yang kuat dengan nasabah dimulai dari kemauan untuk hadir, mendengar, dan melayani dengan tulus.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilindungi Hak Cipta