IMG-20260209-WA0001
IMG-20260209-WA0015
IMG-20260218-WA0002
1771476803488
IMG-20260219-WA0009
IMG-20260219-WA0008
previous arrow
next arrow

Vatikan Berduka, Paus Fransiskus Meninggal Dunia di Usia 88 Tahun

  • Bagikan
banner 468x60

TAGAR INDONESIA.COM – Kabar duka menyelimuti dunia. Paus Fransiskus pagi ini pukul 07.35 dikabarkan meninggal dunia pada Senin (21/4/2025) waktu Roma.

Paus meninggal dunia dalam usia 88 tahun.

Kabar meninggalnya Paus diumumkan oleh Kardinal Kevin Farrell, Kamerlengo Vatikan selaku pemegang wewenang administratif Vatikan saat Takhta Suci kosong.

“Pada pukul 07.35 pagi ini, Uskup Roma, Fransiskus, telah kembali ke rumah Bapa. Seluruh hidupnya diabdikan untuk melayani Tuhan dan Gereja-Nya,” ujar Farrell dalam pengumuman resmi yang disiarkan dari Kota Vatikan Roma Italia.

Paus Fransiskus, yang lahir dengan nama Jorge Mario Bergoglio pada 17 Desember 1936 di Buenos Aires, Argentina, merupakan Paus pertama dari benua Amerika Selatan dan juga Paus pertama dari ordo Serikat Yesus (Jesuit).

Baca Juga:  Berpengalaman 34 Tahun, Khoirul Ansori Dipercaya Bupati Trenggalek Jadi Direktur Perumda Tirta Wening

Ia dipilih menjadi Paus pada 13 Maret 2013, menggantikan Paus Benediktus XVI yang mengundurkan diri – suatu peristiwa langka dalam sejarah Gereja Katolik modern.

Dalam pernyataannya, Kardinal Farrell menyoroti warisan spiritual dan kemanusiaan yang ditinggalkan oleh Paus Fransiskus.

Ia (Paus) mengajarkan kita untuk hidup dalam nilai-nilai Injil dengan kesetiaan, keberanian, dan kasih universal. Terutama bagi mereka yang termiskin dan paling terpinggirkan,” terang Farrell.

Paus Fransiskus memang sering menggemakan pesan tentang kasih tanpa syarat, pengampunan, dan solidaritas lintas batas.

Bak dalam homili, dokumen resmi, maupun kunjungan pastoral ke berbagai penjuru dunia, termasuk ke daerah konflik, kamp pengungsi, hingga ke wilayah mayoritas non-Katolik.

Baca Juga:  Sam Tito Wakili Malang Raya di Penobatan KGPH Hangabehi sebagai Pakubuwono XIV oleh Lembaga Dewan Adat

“Dengan rasa syukur yang mendalam atas teladannya sebagai murid sejati Tuhan Yesus, kita menyerahkan jiwa Paus Fransiskus ke dalam kasih ilahi yang tak terbatas dan penuh belas kasih dari Allah Tritunggal,” lanjut Farrell.

Kabar duka meninggalnya Paus ini langsung disambut dengan lonceng kematian berdentang dari Basilika Santo Petrus dan sejumlah umat yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus tampak menundukkan kepala dalam doa.

Meninggalnya Paus ini membuat Bendera Vatikan pun dikibarkan setengah tiang sebagai tanda berkabung. (Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilindungi Hak Cipta