IMG-20260209-WA0001
IMG-20260209-WA0015
IMG-20260218-WA0002
1771476803488
IMG-20260219-WA0009
IMG-20260219-WA0008
previous arrow
next arrow

Realisasikan Dapur Umum untuk MBG, Wali Kota Batu Launching Peletakan Batu Pertama

  • Bagikan
banner 468x60

TAGAR INDONESIA.COM – Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu melaksanakan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Dapur Sentra Pangan dan Pangan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Acara ini berlangsung di Kecamatan Junrejo, Minggu (27/4/2025) dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Batu.

Peletakan Batu pertama ini menandai dimulainya komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Batu dalam meningkatkan ketahanan pangan dan gizi masyarakat. Khususnya bagi anak-anak
dan keluarga prasejahtera.

Dalam sambutannya, Wali Kota Nurochman mengapresiasi peran generasi muda yang memiliki kepedulian dan inovasi dalam membangun Kota Batu.

Wali Kota juga menekankan komitmen Pemerintah Pusat yang menjadi bukti kehadiran melalui program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Tujuan program MBG ini adalah melahirkan generasi muda yang
berkualitas dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Baca Juga:  Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2025, Kapolresta Malang Kota Kerahkan 550 Personil Pam Lebaran

“Kebijakan ini akan menjadi sentuhan langsung bagi masyarakat, khususnya anak-anak yang masih sekolah,” seru Cak Nur sapaannya.

Cak Nur mengungkapkan tujuan program ini adalah anak-anak terpenuhi gizinya. Dengan demikian, kekuatan tubuh dan otaknya akan tumbuh dengan baik dan akan menjadi keseimbangan.

“Goal (tujuan) nya adalah tercapai generasi emas 2045 termasuk di Kota Batu,” ungkapnya.

Terakhir, Cak Nur Kota juga menyatakan komitmennya dalam memperbaiki kualitas pendidikan generasi penerus Kota Batu. Salah satunya dengan memberi beasiswa bagi masyarakat.

Cak Nur pun berupaya mewujudkan program program 1000 Sarjana dapat terlaksana meskipun belum dapat langsung serentak.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilindungi Hak Cipta