IMG-20260209-WA0001
IMG-20260209-WA0015
IMG-20260218-WA0002
1771476803488
IMG-20260219-WA0009
IMG-20260219-WA0008
previous arrow
next arrow

Atensi Kasus Nenek Elina Korban Oknum Ormas, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Bentuk Satgas Anti Premanisme

  • Bagikan
banner 468x60

SURABAYA | TAGAR INDONESIA.COM – Munculnya kasus Nenek Elina Widjajanti (80), yang diduga diusir paksa oleh salah satu oknum ormas dari rumahnya langsung menjadi atensi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Walikota dari PDIP ini memastikan kasus ini harus menjadi skala prioritas penyelesaian di Surabaya agar tidak memunculkan polemik berkepanjangan.

Apalagi ada potensi membelah masyarakat Surabaya jika tidak segera ada penyelesaian.
“Kejadian ini sudah ditangani Polda dan nanti insyaallah saya akan ke Polda agar menjadi atensi, masalah ini biar cepat selesai,” ujar Eri Sabtu (27/12/2025).

Eri menegaskan pihaknya dalam hal Pemkot Surabaya akan membentuk Satgas Antipremanisme. Satgas ini akan melibatkan pihak TNI-Polri.

Baca Juga:  Khawatir Kawasan Hutan Prigen Rusak, Ribuan Warga Demo Besar-Besaran Tolak Pembangunan Pemukiman

“Jadi, kemarin viral terkait nenek yang dilakukan oleh ormas, maka di Surabaya ini akan kita bentuk Satgas Antipreman. Disana ada TNI, ada Polri, dan ada seluruh suku yang ada di Kota Surabaya,” papar Wali Kota yang dikenal tegas ini.

Berkaca dari kasus ini, Eri mengajak warga Kota Surabaya bersatu untuk melawan segala bentuk praktik yang tidak sesuai prosedur hukum dan merugikan masyarakat.

Terlebih lagi, Eri juga mengingatkan warga Surabaya tak terpecah belah.

“Kalau ada yang seperti ini (premanisme) ya ayo kita lawan bareng-bareng. Kita harus berani melawan,” pungkasnya. (Red/gus)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilindungi Hak Cipta