IMG-20260209-WA0001
IMG-20260209-WA0015
previous arrow
next arrow

Anggarkan Mobil Dinas Wali Kota di tengah Program Efisiensi, LSM AMATI : Bukannya Mbois Berkelas Tapi Melukai Rakyat Kecil

  • Bagikan
banner 468x60

TAGAR INDONESIA.COM – Pemkot Malang santer diberitakan telah mengalokasikan dana untuk membeli 4 unit mobil mewah dari pabrikan Toyota yang menurut informasinya akan digunakan sebagai mobil dinas Walikota dan Wakil Walikota.

Sedangkan 4 unit mobil tersebut terdiri dari 2 unit Toyota Alphard dan 2 Toyota Fortune yang mana dua tipe tersebut masuk dalam kategori mobil mewah.

Bila memang benar Pemkot Malang jadi membeli 4 unit mobil mewah, maka alokasi dana yang harus dikeluarkan oleh Pemkot ditaksir mencapai Rp 5 miliar.

Prakiraan harga beli mobil tersebut mengacu pada harga saat ini 2025.

Seperti yang dimuat dalam laman oto.com harga untuk 1 unit Alphard termurah dibandrol dikisaran Rp 1,5 miliar hingga Rp 1,8 miliar.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadir, Pemkot Malang dan PC NU Kota Malang All Out Sukseskan Peringatan Harlah 1 Abad NU

Sedangkan untuk Toyota Fortuner berkisar diharga Rp 600 juta hingga Rp 800 juta.

Bila dihitung secara abstrak total biaya pembelian dengan harga normatif untuk 1 unit Alphard Rp 1,5 miliar dan 1 unit Fortuner Rp 700 juta, maka total 4 unit terdiri dari 2 Alphard dan 2 Fortuner ialah Rp 4,4 milir alokasi dana yang harus dikeluarkan Pemkot Malang.

Namun rumornya juga terdapat planing sewa mobil dengan estimasi biaya sewa Rp 50 juta perbulannya untuk 1 unit Alphard.

Bila ditotal pun nominalnya masih diangka Rp 4 miliar lebih bila sewa selama 1 periode kepemimpinan Walikota yang menjabat selama 5 tahun.

Uraian alokasi dana Pemkot Malang untuk saranana mobilisasi Walikota dan Wakilnya itu dibenarkan oleh M. Romadhony, Koordinator AMATI (Aliansi Masyarakat Anti Korupsi) Malang.

Baca Juga:  DPD KNPI Kota Batu Gelar Rakerda 1, Bentuk Batu Youthpreneur Centre

Dhony atau akrab disapa Abah Bro itu merasa prihatin dengan anggaran yang begitu besar dikeluarkan hanya agar untuk terlihat ‘Berkelas’.

“Apa beli mobil mewah itu agar untuk terlihat Mbois Berkelas? Eman-eman anggaran sak munu gedene gur gawe tuku libom (red: sayang anggaran begitu besar hanya untuk beli mobil),” cetus Abah Bro

Abah Bro juga mengingatkan bahwa saat ini telah dikeluarkan Intruksi Presiden terkait efisiensi anggaran daerah agar alokasinya lebih gunakan untuk kegiatan yang lebih bermanfaat.

“Duwek sak munu gedene mending digunakan gawe kepentingan rakyat. Wong cilik. (uang sebesar itu lebih baik digunakan untuk kepentingan rakyat. Orang kecil),” tambahnya.

Menurut Abah Bro mobil saat ini Toyota Corolla Altis dan 1 unit Toyota Alphard 2017 yang ada itu masih layak dipergunakan untuk keperluan kedinasan Wali kota dan Wakil Wali kota Malang.
“Jadi kami rasa ini bukan Mbois Berkelas, tapi justru melukai hati rakyat kecil jika tetap dipaksakan membeli mobil dinas,” pungkas Abah Bro. (Yub)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilindungi Hak Cipta