
TAGARINDONESIA – Momentum penting bagi kebangkitan ekonomi kreatif nasional lahir di ajang Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) 2025, Jumat (8/11). Di hadapan ratusan pelaku dan pemangku kepentingan industri kreatif, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) resmi menandatangani nota kesepahaman dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari.
Kolaborasi ini menandai langkah konkret KEK Singhasari sebagai kawasan strategis yang difokuskan pemerintah untuk memperkuat ekosistem industri kreatif Indonesia.
CEO KEK Singhasari, David Santoso, menegaskan bahwa perjanjian ini bukan sekadar simbol, melainkan wujud sinergi nyata antara kebijakan nasional dan pembangunan daerah.

“Ada penugasan dari pemerintah melalui peraturan yang selaras dengan RPJMN. Ekonomi kreatif kini masuk dalam prioritas pembangunan nasional. Karena itu, kami berkolaborasi langsung dengan Kementerian Ekonomi Kreatif selaku leading sector di Dewan Nasional KEK,” ujarnya.
David menjelaskan, kerja sama tersebut mencakup pengembangan infrastruktur dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, termasuk membuka akses pendidikan formal bertaraf internasional.
“Kami tengah menyiapkan kolaborasi dengan universitas dunia dan menggodok pendirian sekolah unggulan bercorak kreatif, semacam Garuda School, yang akan menjadi pusat pendidikan talenta kreatif masa depan,” jelasnya.
Selain aspek pendidikan, KEK Singhasari juga aktif menarik investasi untuk memperkuat basis industri kreatif dan digital. David menilai, investasi yang masuk ke kawasan akan berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi kreatif nasional, membuka ruang bagi inovasi dan wirausaha baru.
Ia berharap penandatanganan kerja sama ini menjadi titik percepatan dalam mewujudkan KEK Singhasari sebagai ekosistem yang berkelanjutan, tempat bertemunya kreativitas, pendidikan, dan investasi.
“Kami siap menjadi ruang tumbuh bagi pelaku kreatif Indonesia. Melalui kolaborasi ini, semoga lahir lebih banyak inovasi, peluang usaha baru, dan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi kreatif nasional,” pungkasnya.


















