
TAGAR INDONESIA.COM – Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Jatim mengakibatkan bencana tanah longsor di Jalan Raya Sumber Brantas (Cangar), Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Kamis siang (3/4/2025).
Bahkan akibat longsor tersebut jalur penghubung Mojokerto – Batu via Cangar longsor terpaksa ditutup total.
Kejadian longsor tersebut viral di media sosial. Karena dalam unggahan yang berseliweran di Whatsapp salah satu pengendara sempat mengambil gambar video yang memperlihatkan mobil dua mobil langsung dihantam longsor dari sisi kanan jalan.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu Arif Purwanto mengatakan, bahwa bencana tanah longsor itu terjadi sekitar pukul 11.27 WIB.
“Kami tim dari BPBD Kota Batu pun langsung diberangkatkan ke lokasi untuk membantu penanganan biar cepat selesai,” ucapnya dalam keterangan resmi, Kamis (3/4/2025) sore.
Arif mengatakan lokasi titik longsor, sudah masuk ke wilayah Kabupaten Mojokerto.
Dengan demikian wewenang penanganan sepenuhnya berada di bawah BPBD Mojokerto tersebut.
Akibat bencana longsor ini, kata Arif mengakibatkan akses jalan penghubung antara Kota Batu dan Kabupaten Mojokerto lumpuh total. Karena jalan tertimbun tanah longsoran dan pohon tumbang.
Imbauan pun disampaikan kepada masyarakat untuk menghindari jalur tersebut sampai proses pembersihan material longsor selesai.
“Jalan Raya Sumber Brantas-Pacet ditutup total hingga pembersihan material longsor selesai,” beber Arif.
Di lokasi, personel BPBD Provinsi Jatim dan Kabupaten Mojokerto tengah berkoordinasi untuk melakukan pencarian korban yang mengendaraai kendaraan roda empat.
Tak hanya itu juga melakukan pembersihan di lokasi kejadian.

Arif meminta masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada saat melintasi kawasan rawan tanah longsor dan pohon tumbang. Apalagi saat kondisi cuaca ekstrem.
Sementara itu, Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto, menambahkan bahwa demi keselamatan, jalur tersebut ditutup hingga proses evakuasi selesai.
“Material longsor yang cukup tebal mengharuskan kami menurunkan alat berat untuk membersihkan jalan. Saat ini, arus lalu lintas dialihkan ke jalur lain,” ujarnya di lokasi kejadian.
Evakuasi dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk BPBD Kabupaten Mojokerto dan Batu, TNI-Polri, Dishub, PUPR, relawan, serta masyarakat. Namun, akses dari arah Batu masih sulit dijangkau karena titik longsor berada sekitar 1,5 kilometer dari wilayah tersebut.
“Saat ini kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar proses pembersihan berjalan cepat dan jalur bisa segera digunakan kembali,” tambah Ihram.
Selain personel gabungan, alat berat juga dikerahkan untuk mengatasi tumpukan material longsor yang diperkirakan mencapai luas 80 meter persegi. Ihram berharap musibah yang terjadi tepat di hari ketiga Idulfitri ini bisa segera teratasi.
“Saya mohon doa dari semua pihak agar evakuasi berjalan lancar dan jalur dapat segera dibuka kembali,” pungkasnya.
Hingga saat ini, proses pembersihan masih berlangsung, dan masyarakat diimbau untuk menggunakan jalur alternatif lain hingga kondisi benar-benar aman.(*)


















