IMG-20260209-WA0001
IMG-20260209-WA0015
IMG-20260218-WA0002
1771476803488
IMG-20260219-WA0009
IMG-20260219-WA0008
previous arrow
next arrow

PMO Se-Jawa Timur Dikumpulkan, Kadiskop UKM Jatim Tekankan Arahan Soal Masa Depan Koperasi Desa Merah Putih

  • Bagikan
banner 468x60

SURABAYA | TAGAR INDONESIA.COM – Puluhan Project Management Officer (PMO) dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota se-Jawa Timur berkumpul dalam forum strategis bersama Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Dr. Endy Alim Abdi Nusa, S.I.P., M.T.

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran pendampingan terhadap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh wilayah Jawa Timur. (Senen,29/12/25)

Dalam arahannya Kadiskop UKM Jatim Dr. Endy Alim Abdi Nusa, S.I.P., M.T. menegaskan bahwa keberhasilan program KDKMP tidak hanya ditentukan oleh regulasi dan pendanaan, tetapi sangat bergantung pada kualitas pendampingan di lapangan.

Oleh karena itu, PMO didorong untuk melampaui peran administratif semata dan tampil sebagai agen perubahan bagi koperasi desa.

Baca Juga:  PuSDeK : Koperasi Desa Merah Putih, Solusi atau Pengulangan Sejarah

“PMO harus hadir sebagai penggerak. Bukan sekadar melaporkan kegiatan, tetapi ikut memastikan koperasi tumbuh sehat, dikelola profesional, dan memberi dampak nyata bagi ekonomi masyarakat desa,” tegas Endy.

 

Ia juga menekankan pentingnya integritas, komitmen, dan inovasi dalam menjalankan tugas pendampingan.

Menurutnya, koperasi desa harus diarahkan menjadi entitas ekonomi yang adaptif terhadap kebutuhan lokal serta mampu bersaing secara berkelanjutan.

Forum ini turut diisi dengan pemaparan pengalaman langsung para PMO selama mendampingi KDKMP di berbagai daerah. Sejumlah tantangan mengemuka, mulai dari proses pembentukan koperasi, penguatan tata kelola dan manajemen, hingga pengembangan unit usaha berbasis potensi desa.

Diskusi berlangsung dinamis dan terbuka, menjadi ruang refleksi bersama atas capaian dan kendala di lapangan.
Pertemuan ini sekaligus menjadi forum evaluasi menjelang berakhirnya masa kontrak kerja PMO pada 31 Desember 2025.

Baca Juga:  Gerakan Moral, Komunitas Rembuk Pemuda dan GRIB Jaya Jawa Timur Gelar Sarasehan "Membedah Permasalahan Pertanahan, Jaringan Mafia Tanah & Mafia Peradilan"

 

Banyak masukan strategis yang diharapkan dapat menjadi rujukan kebijakan ke depan agar program KDKMP semakin matang dan berkelanjutan.

Melalui forum ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk memastikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tidak sekadar berdiri di atas kertas, tetapi benar-benar hidup, tumbuh, dan berkontribusi langsung dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.(Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilindungi Hak Cipta