IMG-20260209-WA0001
IMG-20260209-WA0015
IMG-20260218-WA0002
1771476803488
IMG-20260219-WA0009
IMG-20260219-WA0008
previous arrow
next arrow

Pemkot Malang Dinilai Lamban Tangani Jembatan Sonokembang, Warga Patungan Benahi Jembatan Darurat dari Bambu

  • Bagikan
banner 468x60

MALANG | TAGAR INDONESIA.COM – Puluhan warga Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, tampak bergotong royong memperbaiki Jembatan Sonokembang yang ambrol diterjang air bah.

Aksi warga tersebut dilakukan dengan peralatan dan bahan seadanya, menyusul lambannya proses perbaikan dari Pemkot Malang.

Dalam sebuah video amatir yang diunggah akun X (Twitter) @DitoModificator, terlihat warga bekerja bersama menggunakan bambu untuk memperkuat bagian jembatan yang rusak.

Video berdurasi singkat itu disertai keterangan bertuliskan “wes onok pergerakan teko WARGA lur” dan narasi seorang pria yang menjelaskan kondisi di lapangan.

“Selamat siang, mengabarkan dari Jembatan Sonokembang, Pandanwangi. Karena Dinas kesuen (red: lamban), warga berinisiatif,” ujar narator dalam video tersebut, Minggu (26/10/2025).

Baca Juga:  Indonesia Darurat Narkoba, GANN Malang Raya Cetak Penyuluh Gelombang II

Sebelumnya, Jembatan Sonokembang ambrol setelah diterjang air bah saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Jumat sore (10/10/2025).

Peristiwa itu sempat ditinjau langsung oleh Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, didampingi kepala dinas terkait.

Pemerintah Kota (Pemkot) Malang sebenarnya telah merencanakan penggunaan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk memperbaiki jembatan tersebut.

Namun, keterbatasan anggaran membuat proses rekonstruksi penuh belum dapat dilaksanakan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Dandung Djulharjanto, menjelaskan bahwa dana yang tersedia belum mencukupi kebutuhan perbaikan total.

Sebagai solusi sementara, Pemkot Malang melalui DPUPRPKP berencana membangun jembatan darurat jenis Bailey agar akses warga tidak terputus terlalu lama.

Baca Juga:  Anggota DPRD Jatim Hikmah Bifaqih Puji dan Apresiasi Konsistensi Bos PT ACA Iwan Kurniawan 18 Tahun Menyantuni Anak Yatim

“Jadi dari anggaran BTT itu hanya ada anggaran yang bisa digunakan 2 miliar. Sementara kebutuhannya 5,3 miliar,” jelas Dandung, Jumat (24/10/2025) kemarin. (Red/gus)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilindungi Hak Cipta