
TAGAR INDONESIA.COM – Asep Suriaman, Direktur PuSDek (Pusat Studi Demokrasi dan Kebijakan Publik) pertanyakan ketegasan DPRD Kota Malang terkait beberpa venue yang bermasalah, seperti venue voli pantai, panjat tebing dan venue sepatu roda yang berada di area Gor Ken Arok, Kota Malang.
Asep, menjelaskan bahwa gelaran Porprov Jawa Timur 2025 sudah didepan mata dan setelah beberapa kejadian yang sempat mencuat, harusnya pihak-pihak terkait segera berbenah dan melakukan persiapan dengan matang.
“Akhir bulan depan Porprov sudah dimulai, tapi dewan belum melakukan sidak untuk venue-venue yang perlu dilakukan perbaikan dan penyempurnaan,” jelasnya. Kamis, (17/04/2025).
Padahal, sudah sebulan lalu telah dilakukan hearing di DPRD Kota Malang dengan Disporapar dan KONI Kota Malang terkait beberapa persiapan venue Porprov 2025 yang masih bermasalah.
Padahal, berdasarkan informasi setelah dilakukan hearing tersebut, DPRD akan melakukan sidak untuk memastikan kesiapan venue pada Porprov Jatim 2025.
“Sebagai pengawasan, DPRD Kota Malang harus tegas dan jangan kendor. Harus segera melakukan sidak, agar Kota Malang bener-bener siap sebagai tuan rumah Porprov Jatim 2025,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Kota Malang Eko Herdiyanto saat dikonfirmasi soal rencana sidak yang merupakan lanjutan dari hearing seblumnya mengatakan masih menunggu waktu.
“Ini masih menyinkronkan waktunya. Semoga minggu depan bisa terealisasi,” jelas Eko.
Untuk diketahui, Malang Raya akan menjadi tuan rumah Porprov Jawa Timur 2025 yang akan di gelar selama bulan Juni hingga juli mendatang.














