
MALANG | TAGARINDONESIA.COM – Direktur Pusat Studi Demokrasi dan Kebijakan Publik (PuSDeK), Asep Suriaman, S. Psi mempertanyakan lambannya pelantikan pejabat Eselon II dalam lingkup Pemerintahan Kabupaten Malang.
“Bupati Malang mengapa pelantikan Kepala OPD khususnya eselon II mengalami kelambatan dan itu kita tanyanyakan, yakni kepala Dinas Kominfo dan Kepala BPBD, sedangkan untuk Direktur RSUD Kanjuruhan baru akan di lantik dan kukuhkan besok, kenapa 3 hasil selter (seleksi terbuka ini tidak dijadikan satu saya, agar lebih hemat dan efisian, ini yang jadi pertanyaan, ada apa dibalik ini semua” ujar Asep saat dihubungi di PROKOTA, senin (21/7/2025).
Padahal kata Asep, pejabat tersebut berkaitan pelaksanaan program kerja dan realisasi APBD 2025 di setiap SKPD.
“Kembali lagi dengan terlambatnya pelantikan akan dapat menganggu dan menghambat realisasi dari program yang sudah dicanangkan,” kata Asep yang juga Pengamat Kebijakan Publik ini.
Asep menambahkan belum lagi, pejabat yang akan dilantik menyesuaikan diri dan mengkaji program dari plt kepala dinas sebelumnya.
“Jelas kondisi tersebut tentu akan berpengaruh terhadap kinerja dari SKPD terkait,” kata Asep.
Asep menegaskan saat ini pelantikan Eselon II merupakan skala prioritas karena pemegang wewenang selaku pengguna anggaran.
“Strukturnya organnisasi harus dulu yang dimantapkan baru sistem dan program mengiringi,” pungkasnya. (Gus)














