
MALANG | TAGAR INDONESIA.COM – Malang Tahes Club (MTC) mempertegas eksistensinya sebagai gerakan sosial lintas profesi di Malang Raya.
Hal ini dibuktikan dengan adanya ground breaking pembangunan kantor MTC di dekat kawasan Araya Desa Tirtomoyo, Pakis Kabupaten Malang, Jawa Timur Sabtu siang (31/1/2026).
Turut hadir dalam acara ini Danlanud Malang Abdulrachman Saleh, Danlanal Malang, Dandim 0833, Staf Kepala staf kepresidenan RI, Kaajendam Kolonel Paham, Dandenpom 3/V Malang Letkol Sintong Perdamaian.

Hadir pula anggota DPRD Propinsi Jatim Jajuk Rendra Kresna, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat,
Para mantan pejabat Malang Raya dan OPD Kota Malang dan Kabupaten Malang, pengusaha Malang Raya dan para komunitas HDCI.
Presiden MTC Yusron Virmanza mengatakan melalui pembangunan kantor baru MTC ini diharapkan menjadi pusat koordinasi gerakan sosial MTC di Malang Raya. Sehingga harapannya MTC semakin memberikan manfaat lebih besar kepada masyarakat. Khususnya pada program sosial kemanusiaan.
“Tentu kami ingin melalui pembangunan kantor baru sebagai penguatan berbagai program sosial kemanusiaan yang sudah kami perbuat selama MTC berdiri,” ucap Yusron.

Selain dilengkapi wisata petik melon, kata Yusron, area kantor MTC nantinya akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas di antaranya pembangunan lapangan tenis dan cafe.
“Tentu kami ingin MTC semakin menjadi wadah solidaritas sosial yang konsisten bergerak di bidang olahraga, ketahanan pangan, dan aksi kemanusiaan, sekaligus menjadi mitra strategis dalam pembangunan sosial berkelanjutan di Malang Raya,” kata pria penghobi olahraga golf ini.

Founder MTC, H. Rendra Kresna
Founder MTC, H. Rendra Kresna, mengungkapkan MTC didirikan sebagai wadah atau ruang kebersamaan tanpa sekat jabatan, pangkat, maupun latar belakang pendidikan. Jadi siapapun yang masuk ke MTC setara tanpa memandang status dengan niat untuk menebar kebaikan.
Demikian juga niat mendirikan MTC, kata Rendra tidak hanya bergerak di bidang olahraga saja. Akan tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial, kebencanaan, hingga pemberdayaan ekonomi berbasis pangan
“Jadi momentum ini (ground breaking ditandai wisata petik melon) penanda komitmen MTC dalam memadukan olahraga, ketahanan pangan, serta aksi sosial dan kemanusiaan secara berkelanjutan,” ujar Rendra Kresna kepada awak media seusai acara.
Saat ini, kata Rendra jumlah anggota MTC tercatat sekitar 220 orang. Mereka berasal dari berbagai profesi dan elemen masyarakat di Malang Raya. Seluruh anggota MTC didorong berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing.
“Punya materi, silakan berbagi materi. Punya pemikiran, berbagi pemikiran. Bahkan doa pun adalah kontribusi. Semua peran sama pentingnya,” tegas mantan Bupati Malang ini.

Tak hanya membangun kantor MTC, lanjut Rendra nantinya juga akan dibangun lapangan tenis yang dirancang sebagai fasilitas olahraga inklusif lintas usia.
“Tenis sekarang diminati dari anak muda hingga lansia. Di sini nanti bukan hanya olahraga, tapi juga ruang interaksi sosial, kafe, dan kuliner. Setiap orang yang datang ikut berkontribusi terhadap kegiatan sosial MTC,” tutur Rendra.

Sedangkan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat yang juga sebagai Pembina MTC juga mengapresiasi rencana pendirian kantor MTC. Mengingat MTC sudah memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
“Tentunya ini hal bagus. Karena bagaimanapun MTC juga mitra pemerintah dalam membantu masyarakat. Jadi kedepan harus semakin kuat lagi kolaborasi pemerintah dengan MTC agar manfaat yang diberikan lebih besar lagi,” pungkasnya.
Dalam acara ground breaking gedung MTC ini juga dirangkai dengan peresmian wisata petik melon. (Red/gus)


















