IMG-20260209-WA0001
IMG-20260209-WA0015
IMG-20260218-WA0002
1771476803488
IMG-20260219-WA0009
IMG-20260219-WA0008
previous arrow
next arrow

Terjadi Kecelakaan Kereta Api Beruntun, Begini Pernyataan KSP Dudung Abdurachman

  • Bagikan
banner 468x60

Pernyataan Pers Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman S.E., M.M. M.H.

Innalillahi wa innailaihirojiun.

Hanya dalam hitungan hari, kecelakaan kereta kembali terjadi. Jumat dini hari, 1 Mei 2026, kereta Argo Bromo Anggrek menabrak sebuah mobil di perlintasan kereta sebidang di Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Grobogan, Jawa Tengah. Sedikitnya empat orang meninggal dalam kecelakaan ini.

Saya, Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman, menyatakan belasungkawa dan duka mendalam kepada keluarga korban. Insya Allah seluruh korban meninggal syahid.

Kecelakaan beruntun ini menjadi alarm pengingat untuk membenahi transportasi publik, khususnya kereta api. Armada, infrastruktur, hingga layanan terhadap publik harus dibarengi infrastruktur penopang seperti perlintasan kereta yang aman bagi keselamatan kereta yang lewat serta pengguna jalan lainnya.

Baca Juga:  Diskusikan Kota Metropolitan, Sri Untari Ingatkan Pemkot Malang Fokus Tangani Problem Sosial, Kekerasan Perempuan dan Anak

Saat ini merupakan saat yang tepat untuk mereview dan mengevaluasi perlintasan kereta sebidang sebagaimana diminta oleh Presiden Prabowo Subianto. Terlebih di negeri kita, ada 1.800-an titik perlintasan kereta sebidang.

Perlintasan kereta sebidang itu sangat rawan. Untuk lokasi atau titik perlintasan kereta yang crowded, di Jakarta atau kota-kota besar lainnya, solusinya mungkin dengan membangun flyover. Anggaran untuk itu telah disiapkan sehingga langkah perbaikan dapat dipercepat.

Sebagaimana penekanan Presiden, PT Kereta Api Indonesia (KAI) perlu segera memastikan setidaknya early warning system dan respon mekanik otomatis. Yang juga penting adalah SOP yg menyangkut perlintasan sebidang. Pastikan sistem berjalan dan ada penjaga di perlintasan kereta sebidang.

Baca Juga:  Pencarian Resmi Ditutup, Tim SAR Gabungan Temukan Korban Terakhir Terseret Ombak Pantai Balaikambang Fahmi Mengapung di Laut

Sesuai arahan Presiden, kita bekerja lebih keras untuk menyelesaikan kecelakaan kereta beruntun ini. Selain layanan yang baik, aspek keselamatan publik adalah prioritas utama dalam mengelola transportasi publik. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilindungi Hak Cipta