BRI Tulungagung Siapkan Santri Darussalam Bandil Hadapi Ekonomi Digital

  • Bagikan
banner 468x60

TAGARINDONESIA – Kemandirian finansial perlu dibangun sejak dini. Pesan tersebut menjadi salah satu arah kerja sama BRI Branch Office Tulungagung dengan Pondok Pesantren Darussalam Bandil, Desa Bandil Gedangan, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung.

BRI dan pesantren menandatangani MoU Program Junio Smart sekaligus membuka rekening operasional pondok pesantren. Kerja sama ini menjadi sarana memperluas akses layanan perbankan sekaligus mengenalkan pengelolaan keuangan kepada santri.

Melalui Program Junio Smart, santri mendapat peluang untuk memiliki rekening dan membangun kebiasaan menabung. Edukasi tersebut kemudian diperkuat dengan akses layanan digital BRI melalui BRImo.

Pgs Branch Office Head Tulungagung, Agus Mirwan, mengatakan pengalaman mengenal layanan keuangan sejak dini dapat menjadi bekal bagi generasi muda.

Baca Juga:  Penuh Keakraban dan Nuansa Persahabatan, Tokoh Masyarakat M.Geng Wahyudi Gelar Halal Bihalal Empat Lembaga Sekaligus

“Ke depan, kami berharap semakin banyak santri yang memiliki rekening BRI dan memanfaatkan layanan perbankan digital sebagai bekal untuk membangun kemandirian finansial sejak dini,” kata Agus.

Menurutnya, pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda sehingga perlu didukung dengan akses layanan keuangan yang inklusif dan modern.

Di sisi lain, Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Bandil, Ujang Warju, menyambut kerja sama tersebut sebagai bagian dari upaya menghadirkan pengelolaan pesantren yang lebih modern.

“Kehadiran Program Junio Smart diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan menabung sekaligus meningkatkan pemahaman para santri mengenai pentingnya pengelolaan keuangan sejak dini,” ujar Ujang.

BRI tidak hanya memberikan fasilitas rekening. Edukasi mengenai pengelolaan keuangan dan pemanfaatan layanan digital juga disiapkan bagi civitas pesantren.

Baca Juga:  Tiga Pendaki Gunung Arjuno yang Dinyatakan Hilang Berhasil Diketemukan dengan Selamat

Sementara rekening operasional diarahkan untuk mendukung transaksi kelembagaan pesantren, Program Junio Smart menyasar aspek pembentukan kebiasaan finansial para santri.

Dari sinilah kerja sama tersebut memiliki cakupan lebih luas. Pesantren memperoleh dukungan untuk mengelola transaksi secara lebih efektif, sementara santri diperkenalkan pada praktik menabung dan teknologi perbankan yang dapat menjadi bekal menghadapi perkembangan ekonomi digital.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilindungi Hak Cipta