IMG-20260209-WA0001
IMG-20260209-WA0015
IMG-20260218-WA0002
1771476803488
IMG-20260219-WA0009
IMG-20260219-WA0008
previous arrow
next arrow

Percepat Swasembada Pangan, Presiden Prabowo Targetkan Bentuk 70 Ribu Koperasi Desa Merah Putih

  • Bagikan
banner 468x60

TAGAR INDONESIA.COM – Presiden RI Prabowo Subianto telah menginstruksikan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di 70 ribu desa di seluruh Indonesia.

Program ini sengaja dibentuk dengan tujuan memperkuat ekonomi desa dengan menjadikan koperasi sebagai pusat kegiatan ekonomi dan penampung hasil pertanian.

Lewat program ini juga diharapkan menjadi langkah besar menuju Indonesia swasembada pangan dan pemberdayaan ekonomi desa yang lebih merata di seluruh Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Indonesia Zulkifli Hasan mengatakan pembentukan koperasi desa Merah Putih ini melibatkan berbagai kementerian.

Termasuk Menteri Koperasi (Menkop), Menteri Desa (Mendes), Menteri Pertanian (Mentan), Badan Gizi Nasional (BGN), BUMN, serta Bank Milik Negara (Himbara).

Baca Juga:  Soal Dugaan Pembangunan Hotmix Desa Tirtomoyo Tak Sesuai Spek, PuSDek Desak Proyek Dana Desa Diperiksa Inspektorat

Sedangkan untuk anggarannya menggunakan dari Dana Desa dan Bank Milik Negara

Untuk sumber pendanaan utama Kopdes Merah Putih, kata Zulkilfi Hasan berasal dari dana desa yang saat ini sudah ada.

“Hanya saja lantaran anggaran dana desa hanya sekitar Rp 1 miliar per tahun, maka pendanaan awal akan ditanggung oleh bank milik negara (Himbara),” ujar Zulkifli Hasan dalam konfrensi pers kepada awak media, Selasa (4/3/2025)

Zulkilfi mengungkapkan kebutuhan anggaran tiap desa diperkirakan membutuhkan anggaran Rp 3 Miliar hingga Rp 5 miliar.

“Karena dana desa hanya Rp 1 miliar per tahun, maka bank milik negara akan menalangi dulu. Desa nantinya mengangsur hingga lunas dalam kurun waktu 3 hingga 5 tahun,” beber pria yang juga Ketua Umum PAN ini.

Baca Juga:  Kementan RI Bidik Empat Propinsi Sebagai Lumbung Pangan Nasional

Sementara itu, Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi menambahkan pembangunan Kopdes Merah Putih akan dilakukan dalam tiga model, yaitu:

• Membentuk koperasi baru di desa yang belum memiliki koperasi.

• Merevitalisasi koperasi yang sudah ada agar lebih berdaya guna.

• Membangun dan mengembangkan koperasi yang masih aktif, agar lebih besar dan kuat.

“Saat ini, terdapat sekitar 64 ribu kelompok tani yang siap bermigrasi menjadi koperasi. Dengan sistem ini, diharapkan rantai distribusi bisa dipangkas sehingga harga barang lebih murah bagi masyarakat, sekaligus menguntungkan petani dan produsen desa,” kata Budi Arie.

Sedangkan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto juga menambahkan pemerintah akan merevisi Peraturan Mendes Nomor 2 Tahun 2024 agar penggunaan dana desa bisa difokuskan untuk mendukung Koperasi Desa Merah Putih.

Baca Juga:  Dilantik Presiden, Bupati Malang H.Sanusi dan Wabup Hj. Lathifah Shohib Terapkan Kesederhanaan

“Kita ingin desa semakin maju dan mandiri. Dengan koperasi ini, desa akan berkembang lebih cepat dan ekonomi masyarakat meningkat,” pungkas Yandri Susanto. (AG)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilindungi Hak Cipta