IMG-20260209-WA0001
IMG-20260209-WA0015
IMG-20260218-WA0002
1771476803488
IMG-20260219-WA0009
IMG-20260219-WA0008
previous arrow
next arrow

Malang Djadoel 2 Dibuka Ketua GANN Sam Tito, Pengunjung Membludak

  • Bagikan
banner 468x60

MALANG | TAGARINDONESIA.COM – Gelaran event Pasar Kangen Malang Djadoel 2 di Taman Krida Budaya Jawa Timur (TKBJ) Suhat resmi dibuka untuk warga Malang Raya.

Adapun yang membuka acara yang diinisiasi Forum Malang Jurnalis oleh Ketua GANN (Gerakan Anti Narkoba Nasional) Dwi Indrotito Cahyono SH, MM.

Pembukaan acara Malang Djadoel 2 yang digelar selama tujuh hari (30 Juni-6 Juli) ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Sam TITO (panggilan akrab Dwi Indrotito Cahyono).

Acara pembukaan semakin meriah dengan atraksi dan hiburan kesenian bantengan.

Tak ayal pengunjung yang sudah berjubel mulai habis magrib tak mau beranjak dari lokasi pertunjukkan hingga atraksi bantengan selesai sekitar pukul 23.00 WIB.

Selain Sam Tito, acara yang digelar dengan semangat melestarikan budaya dan sejarah Kota Malang yang kaya nilai lokal ini juga mendapatkan apresiasi dari anggota DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika yang kebetulan juga berkenan hadir di lokasi acara.

Baca Juga:  Ketua DPC PROJO Kabupaten Malang Apresiasi Spektakulernya Kirab Budaya ALL IN GAMPINGAN 2025

Dalam sambutannya, Sam Tito mengatakan Pasar Kangen Malang Djadoel ini bukan sekadar ajang nostalgia. Akan tetapi event ini menjadi media edukasi generasi muda agar tak melupakan akar budaya mereka.
“Melalui Pasar Kangen Malang Djadoel ini, kami ingin masyarakat kembali merasakan atmosfer kehidupan zaman dulu, penuh nilai gotong royong, sopan santun, dan kearifan lokal,” ujar pria yang berprofesi sebagai Lawyer ini.

Pantauan jurnalis media ini, selain sajian hiburan seni budaya, acara ini juga diramaikan dari pameran barang antik, bazar kuliner legendaris tempo dulu, permainan rakyat, pertunjukkan film layar tancap hingga pemeran produk seni.

Sekedar diketahui, kegiatan ini bisa digelar berkat dukungan berbagai komunitas budaya, seniman lokal, pelaku UMKM.

Baca Juga:  Inovatif dan Peduli Lingkungan, Wakil Bupati Malang Apresiasi Malang Jurnalis Gelar Bhakti Alam Lereng Kawi dan Aksi Tanam 1000 Pohon di Wisata Bedengan

Diantaranya Dewan Kesenian Malang, Tithiek Tenger, Apik (Asosiasi Pecinta Keris), Pasebar (Pasar Seni Bareng), Jaranan Malang Raya, Srikandi DPC PP Kota Malang, Ansor Lowokwaru, KOMPAK, GANN.

Selaian itu, gelaran acara ini juga mendapatkan dukungan dari sponsorship diantaranya PR Sejiwa, Travel Biro Haji dan Umroh Tombo Ati, Goodland Residence, Podo Rukun Group, Grab, Indosat, carasun, ayam Geprek Sai dan Bulog.

Sam Tito yang sekaligus Presdir KHYI menegaskan keterlibatan generasi muda sangat penting dalam pelestarian budaya. “Melawan narkoba tak hanya soal penegakan hukum, tapi juga soal membangun karakter bangsa melalui seni dan budaya,” ucapnya.

Sementara salah satu pengunjung dari Surabaya, Siska Ardhani (32), mengaku datang khusus ke tempat tersebut bahwa dirinya berkunjung ke sanak saudaranya yang tak jauh dari dilaksanakannya pagelaran tersebut.

Baca Juga:  BNI Dukung Festival Mbois X, Perkuat Ekosistem Kreatif Kota Malang

Siska mengaku terkesan dengan suasana yang ditawarkan.

“Acaranya keren banget. Nuansa djadulnya terasa sekali, dari musik sampai jajanan lawasnya. Saya serasa balik ke masa kecil,” ujarnya antusias.

Siska berharap Pasar Kangen Malang Djadoel 2 ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan. Sebab acara ini bisa menjadi alternatif hiburan rakyat yang bisa menyatukan berbagai lapisan masyarakat dalam semangat cinta budaya dan nasionalisme. (gus)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilindungi Hak Cipta