IMG-20260209-WA0001
IMG-20260209-WA0015
IMG-20260218-WA0002
1771476803488
IMG-20260219-WA0009
IMG-20260219-WA0008
previous arrow
next arrow

Syiar Hijriyah Candibinangun ke 9 Sukses Digelar, Wabup KH. Shobih Asrori Nilai Sesuai Visi dan Misi Bupati dan Wabup Pemkab Pasuruan

  • Bagikan
banner 468x60

PASURUAN | TAGAR INDONESIA.COM – Syiar Hijriyah ke 9 memeriahkan 1 Muharram yang digelar Pemdes Candibinangun, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Senin malam (22/6/2026).

Ribuan jamaah memadati acara yang dipusatkan di Jalan Raya Candibinangun, Sukorejo – Pasuruan.

Tak hanya pengajian akbar, kegiatan ini juga dibarengi dengan santunan anak yatim.

Yang terasa spesial, di acara keagamaan yang digelar rutin tiap tahun ini tidak hanya dihadiri para alim ulama dan tokoh masyarakat.

Akan tetapi juga dihadiri Wabup Pasuruan KH. Shobih Asrori beserta jajaran Forkopimda Pasuruan dan jajaran DPRD Kabupaten Pasuruan.

Dalam sambutannya KH. Shobih Asrori mengatakan kegiatan keagamaan Syiar Hijriyah memeriahkan 1 Muharram merupakan momentum refleksi sekaligus ajang silahturahim antara alim ulama, tokoh masyarakat dengan pejabat Pemkab Pasuruan.

Baca Juga:  Inisiasi Gerakan Hemat BBM, Wawali Kota Blitar Elim Berangkat Kerja Naik Becak Motor Listrik Bantuan Presiden Prabowo

Dengan silahturahmi harapannya bisa menciptakan masyarakat guyub rukun dan sangat membantu menciptakan kesejahteraan masyarakat dan stabilitas keamanan daerah.
“Ini tentu sesuai dengan Visi dan misi Pemkab Pasuruan,” ujar KH. Shobih Asrori.

Tokoh penggerak kegiatan, Nurul Huda, S.E mengatakan Syiar Hijriyah bukan sekadar peringatan pergantian tahun dalam kalender Islam setiap tahunnya.

Namun, kegiatan keagamaan diharapkan memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui pembacaan sholawat, serta menumbuhkan kepedulian sosial.

Acara ini juga disertai dengan santunan anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.

Nurul Huda menbahkan kesuksesan dalam acara Syiar Hijriyah tahun ini tidak lepas dari besarnya dukungan masyarakat lintas elemen. Sebab kegiatan ini terselenggara berkat swadaya masyarakat.

Baca Juga:  Pentolan Bimbo, Musisi Legendaris Acil Bimbo Meninggal Dunia di RSHS Bandung

“Kegiatan ini berkat gotong royong masyarakat. Jadi donatur dan relawan yang dengan ikhlas menyisihkan sebagian rezekinya demi suksesnya acara. Jadi acara ini murni swadaya masyarakat,” Beber Huda.

Huda mengakui kegiatan Syiar Hijriyah telah berjalan secara istiqomah tidak terlepas dari dukungan masyarakat. Kondisi ini tentunya memperlihatkan adanya kolaborasi yang kuat.

“Syiar Hijriyah bukan hanya milik panitia atau kelompok tertentu, tetapi milik seluruh masyarakat. Karena itu, keberhasilannya merupakan hasil kerja bersama, hasil gotong royong, dan bentuk kecintaan kita semua terhadap syiar Islam. Semoga kegiatan ini terus menjadi sarana memperkuat persaudaraan, menumbuhkan kepedulian sosial, serta membawa keberkahan bagi masyarakat Candibinangun dan Kabupaten Pasuruan secara umum,” pungkasnya. (Jun/gus)

Penulis: JunaEditor: Agus Prasetyo
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilindungi Hak Cipta