IMG-20260209-WA0001
IMG-20260209-WA0015
IMG-20260218-WA0002
1771476803488
IMG-20260219-WA0009
IMG-20260219-WA0008
previous arrow
next arrow

Sambut Hari Bhayangkara 2026, Polresta Malang Gelar Pengajian Akbar dan Doa Bersama Hadirkan Gus Iqdam

  • Bagikan
banner 468x60

MALANG | TAGAR INDONESIA.COM – Polresta Malang Kota Bakal menggelar pengajian akbar dan doa bersama dalam menyambut Bulan Bhakti Bhayangkara dan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

Rencananya Polresta Malang Kota akan menghadirkan pendakwah muda kharismatik, Gus Iqdam.

Acaranya sendiri bakal digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, Selasa malam (2/6/2026).

Acara ini juga terbuka untuk masyarakat umum.

Pengajian akbar ini juga merupakan rangkaian Bulan Bhakti Bhayangkara yang digelar Polresta Malang Kota menjelang peringatan Hari Bhayangkara setiap 1 Juli.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana melalui Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobhikin, mengungkapkan pengajian akbar dan doa bersama ini merupakan bentuk pendekatan spiritual yang bertujuan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Baca Juga:  Minta Tebusan 150 Juta, Satreskrim Polresta Malang Berhasil Meringkus Pelaku Penculikan Anak

“Kegiatan ini menjadi sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Disisi lain juga menjadi wadah silaturahmi antara Polri, ulama, tokoh masyarakat, serta seluruh warga Malang Raya untuk bersama-sama menjaga persatuan, kerukunan, dan kondusivitas kamtibmas,” ujar Ipda Lukman, Sabtu (30/5/2026).

Sedangkan terkait dipilihnya Gus Iqdam sebagai penceramah, kata Lukman karena dinilai sosok pendakwah muda yang memiliki metode dakwah yang sederhana, dekat dengan masyarakat, dan mampu menjangkau berbagai kalangan tanpa memandang latar belakang sosial.

Sehingga dalam setiap ceramahnya pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Hikam II, Karanggayam, Kabupaten Blitar ini dinilai mampu menyampaikan pesan-pesan keagamaan dengan bahasa yang mudah dipahami, sehingga dapat diterima oleh berbagai lapisan masyarakat.

Baca Juga:  Peduli Pembinaan Usia Dini, PBSI dan Polresta Malang Kota Gelar Kejurkot Bulutangkis

“Metode dakwah Gus Iqdam sejalan dengan semangat Polri yang humanis, presisi, dan dekat dengan masyarakat,” tutur Lukman.

Tak hanya itu, dalam pengajian dan doa bersama ini para jamaah juga akan diajak untuk memanjatkan doa bagi para korban Tragedi Kanjuruhan.

“Doa bersama ini diharapkan menjadi bentuk empati, penghormatan, sekaligus penguatan bagi keluarga korban yang masih merasakan duka.
Semoga seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keberkahan,” ucap Lukman.

Sedangkan untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar, Polresta Malang Kota telah menyiapkan pengamanan terpadu dengan melibatkan sekitar 470 personel gabungan dari berbagai instansi serta elemen masyarakat.

“Kami mengajak seluruh jamaah untuk menjaga ketertiban, mengikuti arahan petugas, serta menjadikan momen doa bersama ini sebagai sarana mempererat ukhuwah, menjaga persatuan, dan mewujudkan Kota Malang yang tetap aman serta kondusif,” pungkasnya. (Red/gus)

Baca Juga:  Pabrik Rokok Suket Teki Di Malang Terbakar

 

 

 

 

 

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Dilindungi Hak Cipta