
TAGAR INDONESIA.COM – Kongres II Aktivis Peneleh “Jang Oetama” yang digelar di Gedung Sekolah Islam Bani Hasyim, Perum Persada Bhayangkara Blok. LK, Pagentan, Kecamatan Singosari, Minggu (16/2/2025) pagi resmi ditutup Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon.
Dalam kesempatan ini, Fadli Zon ditemani Anggota DPR RI, Gamal, Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto, staf Khusus serta Jajaran dari Kementerian Kebudayaan RI, Jajaran Forkopimda Kabupaten Malang, Ketua Dewan Pembina Yayasan Peneleh Jang Oetama, Ketua Yayasan Bani Hasyim, Ketua Yayasan Peneleh Jang Oetama, Direktur Peneleh Research Institute, Ketua Pelaksana Kongres, Camat dan Forkopimcam Singosari.
Dalam Kongres ini bersama-sama mengupayakan rekontruksi pemikiran kebangsaan guna memghadapi berbagai tantangan sosial, politik, dan ekonomi saat ini.

Kongres II Aktivis Peneleh juga menetapkan dan merumuskan rekomendasi reformasi yang diberikan kepada Menteri Kebudayaan RI.
Rekomendasi Kebudayaan ini mencakup berbagai poin-poin rekomendasi konstruktif untuk masa depan Kebudayaan Indonesia ke depannya.
Khususnya untuk kemajuan kebudayaan dalam bidang pendidikan Indonesia yang nantinya membentuk kader-kader bangsa yang memiliki kejatidirian Nusantara sejati.
Diakhir kegiatan, Wakil Bupati Malang menghadiri penyerahan cinderamata berupa buku dan keris yang diserahkan langsung kepada Menteri Kebudayaan RI.
Kongres ini merupakan wujud komitmen Aktivis Peneleh untuk kemajuan lebih lanjut di masa depan.
Berbagai ide dan gagasan Aktivis Peneleh yang sudah dimusyawarahkan dalam berbagai komisi, yakni Kebudayaan, Kesejahteraan, Syuro, dan Keorganisasian.

Inisiasi Kiri Nusantara, menjadi tema Kongres II Aktivis Peneleh. Suatu tema yang sangat menarik dan memantik gerakan Aktivis Peneleh untuk lebih progresif ke depannya.
Ini adalah upaya membangkitkan kembali peradaban Nusantara melalui nilai-nilai religiositas dan kebudayaan asli, dengan cara menyucikan pengaruh liberalisme negatif untuk mengembalikan kecerdasan kreatif dan jiwa bangsa.
“Apa yang menjadi rekomendasi dari Kongres ini akan kami kaji dan sebisa mungkin kami realisasikan demi kemajuan bangsa ini,” kata Fadli Zon.
(Prokompim Kab.Malang)


















